Menu

538 Kader Penyuluh KB Terima Honor

  Dibaca : 711 kali
538 Kader Penyuluh KB Terima Honor
SERAHKAN HONOR— Ketua TP PKK Bukittinggi, Ny Yesi Endriani Ramlan menyerahkan honor kepada kader PPKBK, sub PPKBK, BKB, BKR dan BKL.

BUKITTINGGI,METRO – Ratusan petugas Pembantu Pembina Keluarga Berencana Kelurahan (PPKBK) dan sub PPKBK serta Kader Kelompok Kegiatan Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR) dan Bina Keluarga Lansia (BKL) kota Bukittinggi, kembali menerima dana operasional dari Pemko Bukittinggi melalui DP3APPKB.

Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Ketua TP PKK Bukittinggi didampingi, Kepala DP3APPKB dan Kepala BPS, di halaman Kantor DP3APPKB, Senin (9/12).

Kepala DP3APPKB Bukittinggi, Tati Yasmarni mengatakan, setelah dana operasional triwulan tiga tahun 2019 diserahkan pada awal November lalu, saat ini kembali diserahkan dana operasional untuk periode triwulan IV tahun 2019. Dana operasional ini, diserahkan kepada 24 petugas PPKBK, 165 petugas sub PPKBK, 235 kader BKB, 48 kader BKR dan 66 kader BKL.

“Pendistribusian honor kader atau dana operasional ini dilakukan setiap bulan. Jumlah yang dibayarkan memang belum setara dengan jerih payah para kader dalam mensosialisasikan program pengendalian penduduk dan KB. Namun, kami ucapkan terima kasih kepada para kader yang tidak melihat dari besaran jumlah honor yang diterima, tapi tetap bekerja maksimal,” katanya.

Dalam bertugas, para kader juga telah dibekali sejumlah peralatan dan juga ilmu yang mumpuni terkait program KB dan juga pengendalian penduduk.

Ketua TP PKK Bukittinggi, Ny Yesi Endriani Ramlan menyampaikan apresiasi terhadap kader PPKB, sub PPKB, BKB, BKR dan BKL, yang telah bekerja keras dalam mensosialisasikan program KB kepada masyarakat di wilayah kerja masing-masing. Upaya dari setiap petugas sangat membantu program pemerintah untuk menekan laju pertumbuhan penduduk yang tentunya berdampak pada peningkatan kualitas keluarga.

“Kegiatan para kader sangat membantu program pemerintah dalam pengendalian penduduk serta pembangunan keluarga. Pekerjaan pembangunan keluarga, bukan pekerjaan mudah, karena hasilnya baru akan tampak pada lima sampai enam tahun kedepan. Para kader pejuang kemasyarakatan kota Bukittinggi,” ungkap Yesi.

Ketua TP PKK Bukittinggi menambahkan, para kader KB ini memiliki peran untuk menjadikan masyarakat sejahtera dan mandiri. Sehingga para keluarga di Bukittinggi dapat melahirkan anak berkualitas menjadi generasi produktif dan mampu menghadapi bonus demografi 2030.

Dalam kegiatan itu, para kader juga diberikan sosialisasi oleh Badan Pusat Statistik terkait dengan sensus penduduk tahun 2020. (u)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

IKLAN

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional