Close

500 Pegawai Satpol PP Kota Padang sudah Divaksin, Rentan Tertular, sering Hadapi Warga yang ”Mada”

AWASI SUPERMARKET— Petugas Satpol PP Kota Padang bersama aparat kepolisian ikut mengawasi dan melakukan Operasi Yustisi di salah satu Supermarket saat pelaksanaan PPKM Darurat maupun PPKM level IV, beberapa waktu lalu. Rentan terpapar karena sering berhadapan dengan warga, sebanyak 500 pegawai Satpol PP sudah selesai divaksin.

TAN MALAKA, METRO–Satpol PP Kota Padang menuntaslan vaksinasi Covid-19 untuk seluruh pegawai di lingkungan kerjanya. Kepala Satpol PP Kota Padang Alfiadi menegaskan, sebanyak 500 petugas sudah tuntas divaksin.

Diharapkan, setelah di­vak­sin, para petugas Sat­pol PP terbebas dari virus Covid-19 dan tetap men­jaga kesehatan serta men­jalankan protokol kese­hatan (prokes) setiap men­jalankan tugas. “Sebanyak 500 pegawai Satpol PP baik itu ASN, honor dan kontrak telah selesai divaksin. Vak­sinasi bertujuan mening­kat­kan antibodi tubuh dan bentuk pencegahan penye­baran virus Covid-19,” ujar Alfiadi, Kamis (29/7).

Ia meminta jajaran Sat­pol PP untuk tetap mema­tuhi protokol kesehatan, sebagai upaya pence­ga­han penyebaran Covid-19 di Kota Padang. Hal ini karena petugas Satpol PP rentan tertular virus corona tersebut. Pasalnya, para petugas berinteraksi dengan ba­nyak orang dan memiliki akti­vitas yang padat.

“Kami di lapangan yang termasuk sangat rentan berpotensi terpapar Corona, makanya anggota di lapangan pastikan meng­gunakan masker, sarung tangan, kacamata supaya beri perlindungan saat tugas,” tuturnya.

Seperti diketahui, selain aparat kepolisian, Satpol PP juga ikut mengawasi pe­lak­sanaan Pem­berla­kuan Pem­batasan Kegiatan Ma­syarakat (PPKM). Pe­tugas Satpol memastikan agar warga patuh atas aturan pemerintah pusat dan Pemko Padang. Tak jarang, anggota Pol PP juga harus menghadapi warga yang masih mada dan tang­ka”, tidak mau ditegur ketika nekat melanggar aturan.

“Sebagai garda ter­depan petugas harus beri­kan contoh terbaik dengan tetap pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan. Ja­ngan kita pula yang me­lang­gar,” ucap mantan Ke­pala Bapenda Padang ini.

Dijelaskan Alfiadi, Sat­pol PP Padang terus meng­imbau masyarakat untuk me­matuhi aturan yang ada. Apalagi kasus corona terus naik. “Ma­sya­rakat jangan lengah terhadap Perda Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) No 6 Tahun 2020,” tegasnya.

Ia mengatakan, bagi warga yang melanggar aturan sanksi akan dite­rima antara lain sanksi so­sial hingga denda sampai kurungan penjara. (ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top