Menu

5 Tahun Memimpin, Sutan Riska-RJM Bangun 2 Rusunawa, Peningkatan 3.207 unit Rumah Layak Huni Masyarakat

  Dibaca : 185 kali
5 Tahun Memimpin, Sutan Riska-RJM Bangun 2 Rusunawa, Peningkatan 3.207 unit Rumah Layak Huni Masyarakat
RUSUNAWA—Pembanguan Rusunawa dengan kapasitas sebanyak 112 hunian yang dibangun pemerintahan Sutan Riska dan Amrizal Dt Rj Medan selama lima tahun kepemimpinan mereka.

DHARMASRAYA, METRO
Pemkab Dharmasraya melaui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) setempat terus mengupayakan untuk memenuhi hak pokok masyarakat dalam lima tahun terakhir. Tak tanggung-tanggung selama kurun waktu 2016- 2020, dibawah komando Bupati Sutan Riska Tuanku kerajaan dan wakil bupati H. Amrizal Dt Rajo Medan telah berhasil merealisasikan sebanyak 2 unit Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) dengan kapasitas 112 hunian dengan anggaran mencapai Rp 38 miliar yang bersumber dari dana APBN.

Selain itu, laju rata-rata pertumbuhan populasi rumah di Kabupaten Dharmasraya mencapai 1.000 unit pertahun sejak 2016 hingga 2019. Hal ini disampaikan langsung Kadis Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Dharmasraya, Ir. Mhd Afifi saat ditemui awak media di Kantornya pada Selasa (20/10).

“Jumlah tersebut merupakan bangunan yang didirikan secara mandiri oleh masyarakat, dengan klasifikasi dan tingkat hunian beragam, “ Kata Kadis Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Dharmasraya, Ir Mhd. Afifi.

Selain itu, lanjutnya, selama kurun waktu 2016- 2020 ini, pemerintah pusat melalui pihak kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), juga merealisasikan 2 unit Rumah Susun Sederhana Sewa ( Rusunawa ) dengan kapasitas 112 hunian.

Ia menjelaskan, Rusunawa tersebut merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan rumah tinggal yang bermartabat bagi PNS dan masyarakat berpenghasilan rendah di Kabupaten Dharmasraya.

“Rusunawa pertama dibangun di Kawasan Kecamatan Pulau Punjung, dengan dana kurang lebih Rp20 miliar, dan yang kedua berdiri di Kawasan Kecamatan Sungai Rumbai dengan anggaran lebih kurang Rp18 miliar,” jelasnya.

Lanjut M.Afifi, Rusunawa di kawasan Pulau Punjung dibangun pada 2017 dengan kapasitas lima lantai yang terdiri dari 70 unit ruang hunian, aula dan juga ruang pertemuan. Kemudian Rusunawa di kawasan Sungai Rumbai berkapasitas 42 ruang huni tipe 36.

Menurutnya, Rusunawa yang dibangun pemerintah itu telah dilengkapi furnitur, saluran air bersih, dan listrik. Kelengkapan fasilitas tersebut bertujuan untuk memberikan rasa nyaman bagi penghuni Rusunawa tersebut.

“Rusunawa yang dibangun oleh Kementerian PUPR saat ini kualitasnya sudah seperti apartemen sederhana layak huni dan sudah ditempati oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Kemudian, ulasnya, untuk meningkatkan kualitas hunian dan pengembangan kawasan permukiman masyarakat, juga telah dibangun sebanyak 52 unit perumahan khusus di kawasan Kecamatan Sitiung, 3.207 unit peningkatan rumah layak huni, serta sarana prasarana jalan sepanjang 34,60 kilometer dengan didukung sejumlah fasilitas umum pemukiman lainnya. “ Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ucapnya.

Sebelumnya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dalam peremian infrastruktur dibeberapa daerah serta Dharmasraya mengatakan Permukiman yang layak huni didefinisikan sebagai lingkungan tempat tinggal sekaligus tempat kegiatan yang mendukung perikehidupan dan penghidupan. Hal ini menjadi urusan wajib Pemerintah Daerah untuk dapat melaksanakan penyelenggaraan pengembangan kawasan permukiman.

“Namun, fungsi dan peran Pemerintah Daerah tak bisa terlepas dari fungsi dan peran Pemerintah Pusat dalam Pengaturan, Pembinaan, dan Pengawasan (Turbinwas), dan kegiatan pembangunan (Bang) sebagai fasilitator dan motivator,” katanya. (g)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional