Close

5 Petak Rumah Kontrakan Ludes Terbakar di Kelurahan Parupuk Tabing

KEBAKARAN— Petugas Damkar melakukan penyemprotan air untuk memadamkan api yang membakar lima petak rumah kontrakan.

PADANG, METRO–Kebakaran hebat melanda kawasan padat permukiman penduduk di Jalan Parupuk Raya RT 002 RW 003, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Kototangah, Kota Padang hangus terbakar, Minggu (20/11) pukul 02.23 WIB. Akibatnya, lima petak rumah kontrakan yang dihuni 20 jiwa ludes terbakar.

Beruntung, musibah kebakaran itu tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, warga setempat maupun penghuni rumah di­buat panik lantaran api yang dengan cepat membesar dan menyebar dari satu petak rumah ke petak rumah lainnya. Warga pun berusaha memadamkan api dengan alat seadanya sembari menunggu petugas Damkar datang.

Tak lama berselang, sebanyak lima unit mobil pemadam pun tiba ke lokasi dan langsung melakukan penyemprotan air. Hampir satu jam berjibaku, api pun berhasil dipadamkan. Meski tidak ada korban jiwa, kebakaran itu ditaksir me­nimbulkan kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Kapolsek Kototangah AKP Afrino menjelaskan, api pertama kali diketahui oleh salah satu penghuni rumah bernama Wati (23) muncul dari dalam kamar. Ia kemudian memintai pertolongan warga. Api sempat dipadamkan dengan alat seadanya.

“Bangunan rumah me­rupakan milik guru bernama Yenita Gea (53). Karena api semakin membesar, warga kemudian menghubungi Polsek Koto Tangah dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang. Sekitar 30 menit kemudian, petugas datang ke lokasi memadamkan api. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Kami masih melakukan penyelidikan penyebab pasti kebakaran,” tuturnya.

Kabid Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang Sutan Hendra mengatakan, kebakaran itu meludeskan lima petak rumah kontrakan yang dihuni oleh lima Kepala Keluarga (KK).

“Kami menerjunkan Pleton A dengan lima unit armada bersama 40 petugas untuk memadamkan api. Kobaran api berhasil dipadamkan 60 menit setelah armada tiba di lokasi,” ungkap Sutan.

Sutan menjelaskan, ti­dak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Sedangkan kerugian diperkirakan mencapai Rp 300 juta. Sementara, selama proses pemadaman tidak ada ditemukan kendala.

“Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut. Untuk penyebab kebakaran kita serahkan ke pihak yang berwenang untuk melakukan penyelidikan,” pung­kasnya. (rom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top