Menu

5 Perempuan Bersuami “Dijual” di Hotel Solsel

  Dibaca : 2312 kali
5 Perempuan Bersuami “Dijual” di Hotel Solsel
RPW (38), warga Koto Langang, Kenagarian Punggaaan Timur, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan diamankan Polsek Lengayang Polres Pessel, usai korban R (40) melapor ke Polsek Lengayang. 

pelacuran pornografi

SOLSEL, METRO–Seorang sales produk elektronik di Muarolabuah, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan (Solsel) diciduk jajaran Satreskrim Polres Solsel, Jumat (28/8) malam . Pria kemayu ini diamankan setelah tertangkap tangan saat membawa seorang wanita untuk disuruh melayani lelaki hidung belang di salah satu hotel di Solsel. Rupanya, sang cowok bernama Metra (29), menjalani profesi ganda. Disamping jadi sales, dia juga bertindak sebagai mucikari.

Metra diduga kuat menjadi mucikari dan sudah melakukan aksi tersebut dalam jangka waktu yang cukup lama. Kepada POSMETRO, dia mengaku menjual para wanita ini berdasarkan atas permintaan pribadi mereka. Karena sudah sering, para wanita itu meminta dicarikan pelanggan, kadang ada pelanggan yang menghubungi langsung.

“Awalnya para wanita itu yang minta dicarikan lelaki untuk membooking mereka buat “dipakai”, kemudian hal tersebut jadi kebiasaan hingga ada lelaki hidung belang yang terus memesan,” akunya.

Menurut pelaku, para wanita yang minta dicarikan pelanggan olehnya ini mengaku terdesak uang sehingga mau melakukan hal tersebut. Dari lima wanita yang telah dijual, ada yang berstatus pelajar, janda dan punya suami. Empat orang merupakan warga Solsel yaitu di Kecamatan Koto Parik  Gadang Diateh dan Sungai Pagu, sedangkan satu orang lagi adalah warga Surian, Kabupaten Solok.

“Lebih sering mereka yang minta pak, sedangkan pria hidung belang yang pesan ke saya hanya sesekali saja. Ada yang sudah punya suami, saat suaminya pergi ke Padang, dia sering minta dicarikan pelanggan,” tuturnya.

Terkait berapa kali dia melakukan transaksi dalam seminggu, pelaku menyebut hal itu tidak menentu dan sesuai permintaan serta pesanan saja. Terkadang saat wanita tersebut ingin dicarikan pelanggan, pemesannya tidak ada bahkan sebaliknya. “Transaksi ini tidak menentu pak, tergantung situasi dari kedua pihak. Saya hanya mencarikan saja,” pungkasnya sambil tertunduk.

Sementara itu, Kapolres Solsel, AKBP Ahmad Basahil didampingi Pjs Kasat Reskrim, Iptu S Matondang di Mapolres setempat mengatakan, mucikari ini diamankan di salah satu hotel di Solsel sekitar pukul 20.00 WIB. Pelaku diamankan bersama korbannya AP alias Shynta, warga Pakan Rabaa Tangah, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh.
“Saat itu, kami menangkap aksi pelaku yang akan menjual Shynta kepada lelaki hidung belang seharga Rp1,5 Juta,” ujar Kapolres.

Dijelaskannya, dalam menjalankan aksinya, pelaku menjual wanita ini melalui postingan di Blackberry Masenger (BBM). Setelah itu, pelaku melakukan percakapan melalui BBM dan selanjutnya langsung melalui percakapan seluler. Untuk memastikan wanita yang akan dijual kepada lelaki hidung belang, pelaku mengirim foto si wanita. Jika negosiasi sudah oke, maka dia langsung mengantarkan si wanita kepada pemesannya.

“Untuk bertransaksi dengan mucikari ini dalam memesan wanita penghibur, para lelaki hidung belang memalui BBM atau hubungi langsung melalui seluler. Setelah harga cocok maka mucikari ini langsung yang mengantarkan,” ungkapnya.

Saat diamankan, lanjutnya, mucikari ini sudah deal dengan pemesannya, dimana harga yang  diberikan untuk wanita yang dijualnya ini seharga Rp1,5 juta untuk satu wanita. Uang tersebut dibagi dengan hitungan untuk wanita sebanyak Rp 700 ribu dan sisanya adalah untuk si mucikari.

“Wanita peghibur ini juga mengakui bahwa dari negosiasi tersebut dia hanya mendapat jatah Rp700 Ribu, karena yang nego dengan pemesan adalah mucikari,” sebutnya.

Dari pengakuan pelaku, dia sudah menjalankan aksinya selama dua tahun belakangan, dan dia sudah menjual lima orang wanita kepada lelaki hidung belang. Dimana, harga yang ditawarkan bervariasi dari Rp500 ribu hingga Rp1,5 Juta. Shynta ini, imbuh S Matondang, sudah tiga kali dijual oleh pelaku kepada lelaki hidung belang dan waktunya berbeda-beda. Menurut pengakuan wanita tersebut, saat ini dia masih gadis dan hidup bersama orangtuanya.

“Wanita yang diamankan bersama mucikari ini sudah tiga kali dijualnya, orang dan waktunya berbeda beda,” katanya.

Akibat perbuatannya, pria kemayu tersebut dijerat pasal 2 Undang-Undang nomor 21 tahun 2007 tentang Perdagangan Manusia dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. Saat diamankan polisi menyita uang tunai sebanyak Rp 1,5 juta hasil transaksi dan dua unit HP Android. (afr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional