Menu

5 Pengedar Ditangkap di Pasar Baso, Sabu Disembunyikan dalam Kotak Permen

  Dibaca : 201 kali
5 Pengedar Ditangkap di Pasar Baso, Sabu Disembunyikan dalam Kotak Permen
PENGEDAR SABU— Lima orang yang diduga pengedar sabu ditangkap jajaran Satresnarkoba Polres Bukittinggi di Pasar Baso, Kabupaten Agam, Minggu (12/9).

BUKITTINGGI,METRO–Tindaklanjuti laporan masyarakat, jaja­ran Satresnarkoba Polres Bukittinggi me­nang­kap lima orang pelaku yang diduga melakukan penyalahgunaan narkoba jenis sabu di Pasar Baso, Nagari Tabek Panjang, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, Minggu malam (12/9) se­kitar pukul 22.00 WIB.

Kasatresnarkoba Polres Bukittinggi AKP Aleyxi Aubedillah mengatakan  pertama dilakukan terha­dap dua orang berinisial FM (25) dan RH (21) di dalam sebuah bedeng di Pasar Baso dengan barang bukti tiga paket sabu yang disimpan dalam kotak permen.

“Mereka ini berperan sebagai pengedar sekaligus pemakai. Selain me­nemukan sabu sebanyak tiga paket, kita juga menemukan satu unit timbangan digital dan satu set alat hisap sabu alias bong,” kata AKP Aleyxi Aubedillah, Senin (13/9).

Dijelaskan AKP Aleyxi Aubedillah, setelah mela­ku­kan penangkapan, pihaknya selanjutnya mela­kukan interogasi terhadap kedua pelaku, hingga terungkaplah identitas yang memasok sabu kepada ke­dua pelaku. Berdasarkan keterangan dari kedua pe­laku, pemasok sabu juga berada di pasar tersebut.

“Kita bergerak cepat menangkap jaringannya. Dari hasil pengembangan, kita menggerebek sebuah kios di Pasar Baso dan ditemukanlah tiga orang berinisial AV (32), MN (19) dan DS (50),” ungkap AKP Aley­xi Aubedillah.

Dikatakannya, pada pe­nangkapan kedua ini, pihaknya menyita barang bukti bukti 13 paket shabu yang terbungkus plastik klip bening dengan berat  11 gram yang disimpan di dalam kotak permen dan satu unit timbangan digital.

“Selanjutnya ke lima diduga pelaku langsung di bawa ke Mako Polres Bukittinggi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Terhadap kelima pelaku dijerat de­ngan pasal 114 (2) jo 112 (2) dengan ancaman hukuman 5 sampai dengan 20 tahun penjara,” pungkas­nya. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional