Menu

5 Jam Terombang-ambing di tengah laut kawasan Per­airan Maman, Painan, Kapal Nelayan Mati Mesin Dievakuasi Polisi

  Dibaca : 157 kali
5 Jam Terombang-ambing di tengah laut kawasan Per­airan Maman, Painan, Kapal Nelayan Mati Mesin Dievakuasi Polisi
EVAKUASI— Tim Satpolairud Polres Pessel mengevakuasi kapal nelayan yang mati mesin di Perairan Maman, Painan.

PESSEL, METRO–Terombang ambing di tengah laut kawasan Per­airan Maman, Painan da­lam kondisi kapal yang di­tumpangi mati mesin, tiga orang nelayan berhasil ditemukan Tim Satuan Polisir Air dan Udara (Sat­polairud) Polres Pesisir Selatan yang melakukan pencarian hingga nya­wanya diselamatkan.

Ketiga nelayan itu diketahui bernama Doni (42), Nof (38) dan Riki (22) warga Painan Timur, Ke­ca­matan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan. Setelah ditemukan, ketiga nelayan itu selanjutnya diberikan pertolongan dan kapal yang mereka tum­pangi dievakuasi ke der­maga.

Kasat Polairud Polres Pessel Iptu Rosa Harisman mengatakan, kapal nela­yan tersebut berada di ka­wasan Batu Nago untuk me­mancing, pada Sabtu (7/8). Saat selesai meman­cing, sekitar pukul 18.00 WIB kapal tersebut ber­gerak menuju pelabuhan Penasahan Painan.

“Kapal nelayan ini hen­dak bertolak pulang dari Batu Nago menuju pela­buhan Penasahan Painan sesampai Perairan Maman kapal mati mesin. Setelah d lakukan perbaikan mesin namun tidak bisa juga hi­dup,” ungkap Iptu Rosa Ha­ris­man.

Ditambahkan Iptu Ro­sa Harisman, karena mesin kapal tidak juga mau me­nyala, salah seorang nela­yan mencoba meng­hu­bungi rekannya di Pai­nan untuk meminta bantuan menjemput, salah seorang rekan korban langsung menuju Kantor Satpolairud Polres Pessel.

“Evakuasi dilakukan petugas Satpolairud yang saat itu sedang piket ma­lam setelah mendapatkan informasi dari salah se­orang rekan nelayan. Eva­kuasi dilakukan pada ma­lam hari sekira pukul 23. 30 WIB. Kendalanya memang mati mesin, evakuasi berja­lan lancar,” ungkapnya.

Iptu Rosa Harisman menjelaskan, tiga nelayan yang berada di atas kapal, seluruhnya dalam kondisi sehat dan selamat. Setelah dievakuasi, ketiga nelayan dikembalikan kepada ke­luar­ganya masing-masing.

“Kita imbau pada para nelayan harus bisa meng­antisipasinya dengan mem­persiapkan alat sa­fety sebelum berlayar, satu lagi alat komunikasi sangat penting. Kapal sudah diarik ke dermaga Penasahan Painan,” pungkasnya. ( Rio).

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional