Close

5 Hari Hilang di Tengah Hutan, Pencari Kayu Gaharu Ditemukan Kondisi Lemas

DITEMUKAN—Pencari gaharu, Edi (50) yang hilang selama lima hari di hutan dibawa pulang ke rumah usai ditemukan. Istrinya sambil menangis haru langsung memeluk korban.

PDG. PARIAMAN, METRO–Lima hari hilang, pencari kayu gaharu bernama Edi (50), berhasil ditemukan dalam kondisi selamat oleh Tim SAR gabungan di peda­laman hutan Nagari Anduring, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Padangpariaman, Senin (27/9) sekitar pukul 12.30 WIB.

Korban yang merupakan war­ga Korong Asam Pulau, Nagari Anduring, Kabupaten Padangpa­ria­man ini kondisinya sudah lemas dan diduga akibat kelelahan berja­lan kaki. Namun, Edi ditemukan tak jauh dari tempat ia mencari ga­haru tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Ka­bupaten Padang Pariaman Budi Mulia mengatakan, korban Edi ditemukan dalam operasi penca­rian hari ketiga sejak ia dilaporkan hilang pada Sabtu (25/9) saat mencari gaharu di tengah hutan bersama rekannya.

“Korban ditemukan di pedalaman hutan yang lokasinya tidak jauh dari tempat ia mencari gaharu tersebut. Korban kondisi­nya lemas dan kita berikan pertolongan. Saat ini telah di telah kami evakuasi ke kediamannya di Lubuk Ci­kam, Korong Asam Pulau,” kata Budi Mulia.

Budi menjelaskan, saat pihakny membawa pulang Edi, langsung disambut haru oleh pihak keluarga, teruta­ma istrinya, yang menangis saat melihat Edi pulang dengan menyan­dang se­buah tas berwarna hitam.

“Keluarganya sangat khwatir sejak korban hi­lang. Makanya, saat meli­hat korban kita bawa pu­lang ke rumahnya, keluar­ga dan istrinya sangat senang melihat korban pulang dengan selamat,” ungkap Budi Mulia.

Sebelumnya, Budi Mu­lia menuturkan, korban su­dah hilang sejak Kamis (23/9) lalu. Namun, kejadian ini baru dilaporkan ke tim SAR dua hari setelah korban hilang. Menindaklanjuti la­poran itu, pihaknya pun langsung mengerahkan tim untuk melakukan pen­carian.

“Anggota langsung kita terjunkan ke lokasi keja­dian untuk melakukan ope­rasi pancarian dan perto­longan,” ujarnya.

Dikatakan Budi Mulia, korban sebelumnya pergi bersama temannya men­ca­ri kayu gaharu ke hutan. Saat itu korban dan teman­nya berjanji pada sore hari bertemu kembali di sebuah pondok yang mereka buat di tengah hutan.

“Namun, hingga ma­lam hari korban tidak kun­jung tiba ke pondok. Sehari setelahnya, teman korban melakukan pencarian di sekitar hutan. Namun pen­carian tersebut tidak mem­buahkan hasil hingga te­man korban kembali pu­lang dan menyampaikan kepada pihak keluarga kor­ban bahwa korban hilang di hutan,” jelasnya.  (ozi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top