Menu

5.902,81 Gram BB Narkotika Dimusnahkan

  Dibaca : 106 kali
5.902,81 Gram BB Narkotika Dimusnahkan
MUSNAHKAN— Kejaksaan Negeri Pariaman musnahkan barang bukti (BB) bersama Polres Padangpariaman, Polres Pariaman dan Lapas Klas IIB Pariaman.

PARIAMAN, METRO
Kejaksaan Negeri (Kjari) Pariaman memsunahkan barang bukti (BB) dari perkara yang telah berkekuatan hukum tetap dari tindak pidana Narkotika seberat 5.902,81gram di Kantor Kejari Pariaman, Jumat (16/10).

Kepala Kejaksaan Negeri Pariaman, Azman Tanjung mengatakan, pemusnahan barang bukti ini berdasarkan 17 perkara tindak pidana karkotika di wilayah hukum Kejari Pariaman. “Ini adalah pemusnahan barang bukti yang ketiga kita laksanakan tahun 2020 ini dan kemungkinan akhir tahun juga akan dilaksanakan satu kali lagi,” kata Azman.

Dari 5.902,81 gram barang bukti itu didominani oleh narkotika jenis ganda seberat 5.727,32 gram dengan lima perkara. Untuk barang bukti narkotika jenis sabu seberat 145,9 gram dari 12 perkara. “Sisanya narkotika jenis ekstasi seberat 29,9 gram dengan satu kasus,” kata Azman.

Dijelaskan, tren kasus narkotika di wilayah hukumnya meningkat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, dari 161 perkara yang telah ditangani hingga saat ini, 30 parsen diantaranya kasus narkotika.”Memang terjadi peningkatan kasus narkotika di wilayah hukum Kejari Pariaman,” ujar Azman.

Menurut Azman, peningkatan kasus Narkotika di Pariaman ini ada beberapa faktor yang menjadi penyebabnya salah satunya Pariaman dan Sumbar pada umumnya adalah daerah perlintasan yang kerap dilewati oleh pelaku membawa narkotika. “Misal saja dari Aceh menuju Pulau Jawa maka akan lewat disini, ditambah lagi memang sudah banyak masyarakat kita yang kecanduan barang haram ini,” kata Azman.

Saat ini, di wilayah hukum Kejari Pariaman ini ada dua perkara yang menjadi fukosnya, pertama kekerasan terhadap anak dan narkotika atau obat-obatan terlarang. “Kasus kejahatan terhadap anak ini juga sangat dominan disini, kedepan ini akan menjadi fukus kita dengan instansi terkait untuk melakukan upaya pencegahan,” kata Azman.

Nanti bersama dengan pihak pemerintahan dan lembaga peduli perempuan dan anak akan melakukan pencegahan agar kasus kejahatan terhadap anak, pelecehan seksual dan kekerasan terhadap anak.

“Kita akan lakukan upaya pencegahan kejahatan terhadap anak ini, bagaimana orang dewasa tidak lagi menjadikan anak sebagai korban dari kejahatanya,” kata Azman. (z)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional