Close

45 Mustahik Terima Zakat Produktif Baznas Bukittinggi

BANTUAN— Walikota Bukittinggi Erman Safar bersama Ketua Baznas Masdiwar menyalurkan bantuan zakat produktif Baznas kepada 45 mustahik.

BUKITTINGGI, METRO–Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bukittinggi menyalurkan bantuan zakat produktif untuk permodalan kepada 45 mustahik. Wali Kota bersama Ketua Baznas Bukittinggi  menyerahkan zakat tersebut secara simbolis di Aula Kantor Baznas, Selasa (1/3). Ketua Baznas Bukittinggi, Masdiwar didampingi Kepala Pelaksana Baznas Bukittinggi, Defrisal menjelaskan, ada beberapa program dari Baznas Bukittinggi, dalam penyaluran zakat. Diantaranya, melalui program permodalan, kesehatan dan pendidikan.

“Hari ini kita serahkan zakat untuk 45 mustahik yang masuk dalam program zakat produktif permodalan. Dana yang kita distribusikan hari ini berjumlah Rp 41.800.000,” jelas Masdiwar.

Baznas Bukittinggi, lanjut Masdiwar, memiliki motto, memberdayakan bukan mem­beri. Zakat yang didistribusikan diharapkan dapat diberdayakan oleh mustahik untuk berusaha dalam memenuhi kebutuhan keluarga.

Kepala Kantor Kemenag Bukittinggi, Kasmir, menyampaikan, sesuai dengan peraturan yang berlaku, Baznas memang diwajibkan berkoordinasi dengan Kemenag dan Pemko dalam hal pengelolaan zakat. Untuk itu Baznas harus bersinergi dalam mendukung program kerja pemerintah dalam penanggulangan kemiskinan. “InsyaAllah kami juga akan membentuk UPZ di masing-masing kantor KUA demi meningkatkan pelayanan dalam pengelolaan zakat,” ungkap Masdiwar.

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, menyampaikan apresiasi kepada Baznas Bukittinggi yang selalu bersinergi dengan pemerintah, khu­susnya dibidang penyelamatan ekonomi masyarakat melalui penyaluran zakat.

“Pengelolaan zakat rata-rata hampir 90 persen  itu berasal dari zakat PNS, Baznas harus lebih proaktif untuk sosialisasi di lapangan untuk peningkatan pengumpulan zakat. Saya siap fasilitasi, silahkan surati kami. Bahkan selaku kepala daerah saya ikut membantu Baznas menyalurkan zakat ke masyarakat untuk melihat bagaimana kondisi warga kita di Bukittinggi. Itu semua sesuai aturan. KTP Bukittinggi dan asnaf yang 8 serta syarat2 lain yg mengikat, bahkan itu semua didokumentasikan, itu aturan. Karena menyalurkan zakat harus transparan kepada ma­syarakat,” ujar Wako.

Tentunya dengan program program yang disediakan, dapat membantu masya­rakat dari sisi perdagangan, pendidikan dan juga kesehatan. Semoga para mustahik saat ini dapat berkembang diberi rezeki oleh Allah dan menjadi muzakki pada masa yang akan datang. (pry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top