Close

43 Korban Erupsi Gunung Semeru Hilang, Pencarian Terbatas Kedalaman 1 Meter

EVAKUASI—Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban bencana awan panas guguran Gunung Semeru pada Senin (6/12).

LUMAJANG, METRO–Hingga saat ini, tercatat 43 korban hilang dalam bencana erupsi Gunung Semeru di Lumajang. Dari jumlah itu, 16 di antaranya tengah dalam proses pencarian tim SAR gabungan. “Sebanyak 16 korban ma­sih dalam proses pencarian dan sekarang masih diidentifikasi tim evakuasi,” kata Bupati Lumajang, Tho­riqul Haq, Rabu (8/12).

Dia mengutarakan tim SAR kini melakukan pencarian pada kedalaman satu meter dari timbunan material awan panas guguran.

“Pencarian pada kedalaman 10 meter lebih ma­sih berisiko tinggi bagi tim evakuasi,” ujar dia.

Cak Thoriq, sapaannya, me­ngatakan saat ini, total kor­ban luka akibat erupsi Gu­nung Semeru sebanyak 120 orang, di antaranya 82 kor­­ban mengalami luka ringan atau rawat jalan dan 38 orang mengalami luka berat. Sedangkan, 35 orang lain di­ka­barkan meninggal dunia.

“Korban luka-luka ma­sih dilakukan perawatan di rumah sakit Lumajang mau­pun beberapa pusat fasilitas kesehatan rujukan,” ujar dia.

Di kesempatan yang sama, Gubernur Jatim Kho­fifah Indar Parawansa me­minta para sukarelawan untuk ikut membantu melakukan pemetaan gu­na meningkatkan kualitas layanan pengungsi, terutama bagi yang masuk kategori ibu hamil, difabel, anak kecil, dan lansia.

“Tolong dibantu peme­ta­an bagaimana di area pengungsian itu memungkinkan anak-anak tinggal lebih nyaman,” ucap dia.

Dia mengatakan makanan anak-anak harus disiapkan tersendiri, apalagi yang masih bayi atau balita. Mantan Menteri Sosial itu berharap masa tanggap darurat 14 hari dapat selesai dan segala persoalan terkait dengan pengungsian, salah satunya, tempat hunian sementara dapat segera terealisasikan. (*/mcr13/jpnn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top