Close

Dewan Pendidikan Dibentuk Sesuai Amanat Undang-Undang

LANTIK— Wali Kota Pariaman saat pelantikan Dewan Pendidikan (efa nurza/posmetro)

WALI Kota Pariaman H Genius Umar menyatakan dewan pendidikan dibentuk berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003, tentang sistem pendidikan nasional.

”Keberadaan dewan pendidikan harus bertumpu pada landasan partisipasi masyarakat dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan di daerah,” kata Wako H Genius Umar saat melantik 11 orang anggota Dewan Pendidikan Kota Pariaman Periode 2019-2024, kemarin.

Pelantikan ini disaksikan juga oleh Wawako Mardison Mahyuddin, jajaran Forkopimda Kota Pariaman, Kepala OPD serta Kepala Sekolah dan Pengawas se-Kota Pariaman.

”Oleh karena itu, pembentukannya harus memperhatikan pembagian peran sesuai posisi dan otonomi yang ada, serta kebutuhan dan karakteristik yang dibutuhkan oleh anak didik kita di Kota Pariaman,” ungkapnya.

Dewan Pendidikan ini bertujuan sebagai wadah dan penyaluran aspirasi dan prakarsa masyarakat dalam melahirkan kebijakan dan program pendidikan, dan meningkatkan tanggung jawab dan peran serta aktif dari seluruh lapisan masyarakat, dalam penyelenggaraan pendidikan yang bermutu.

”Selain itu juga untuk menciptakan suasana dan kondisi transparan, akuntabel, dan demokratis dalam penyelenggaraan dan pelayanan pendidikan yang bermutu,” ungkapnya.

Genius Umar berharap Dewan Pendidikan ini, nantinya akan menjadi mitra Pemerintah Daerah, dalam memberikan ide, gagasan dan pengalaman untuk memajukan pendidikan di Kota Pariaman.

Adapun ke-11 orang tersebut diputuskan melalui Keputusan Walikota Pariaman, Nomor 246/801/2019 tanggal 17 Mei 2019. tentang Penetapan Dewan Pendidikan Kota Pariaman Periode 2019-2024. Bertindak sebagai Ketuanya adalah Armen dari unsur Perguruan Tinggi dan Priyaldi dari LKAAM sebagai Sekretaris dan Hj. Alamria Wihelmi dari unsur Bundo Kanduang sebagai Bendahara. (efa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top