Close

4000 Warga Payakumbuh Ikuti Pasar Murah dan Bazaar UMKM

KUBUGADANG, METRO – Masyarakat Kota Payakumbuh benar-benar riang gembira menyambut pasar rakyat dan bazaar UMKM yang digelar BUMN dari Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI) Pegadaian, dan PNM (Permodalan Nasional Madani) melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU), di Goor Kubu Gadang, Kota Payakumbuh, Jumat 29 Juli 2022.

Hadir pada kesempatan itu, Staf Khusus III Kementerian BUMN, Arya Mahendra Sinulingga, Wali Kota Payakumbuh, H Riza Falepi, Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira, Sekda Kota Payakumbuh Rida Ananda, Wakil Pimpinan Wilayah 02 Area Sumbar, Riau  dan Kepri, Didik Siswantono, Pimpinan Cabang PNM Padang Yulia Vitria Yohannes, Kepala Divisi PKU PT.PNM Dick Fajrian, Pinwil Bulog Sumbar Tommy Despalingga, Pimpinan Cabang BRI Payakumbuh Tri Suseno, DEVP Marketing Telkom Regional 1 Djoko Srie Handono dan GM Telkom Sumatera Barat Alfi Sumatra.

Arya Mahendra Sinulingga, menyebut dukungan BUMN terhadap Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia sangat tinggi bahkan untuk permodalan pembiayaan usaha mikro diberikan pinjaman melalui program PKU untuk keluarga prasejaktera dari 2-9 juta rupiah tanpa agunan. Untuk Indonesia saat ini sudah mencapai 13 juta orang penerima pinjaman pembiayaan untuk usaha bagi keluarga prasejahtera.

Program pembiayaan ini sebenarnya sudah berjalan sejak priode pertama Presiden Ri Jokowi Dodo, namun disampaikan Arya Sinulingga, pada priode pertama baru menyasar untuk 5 juta penerima. Dan priode kedua ini baru dua tahun terakhir sudah mencapai 13 juta penerima pembiayaan. Tingginya mamfaat yang dirasakan masyarakat untuk pembiayaan usaha bagi warga masyarakat prasejatera, kedepan jumlahnya bisa maksimal 30 juta rupiah.

“Sayatnya hanya KK dan KTP, kemudian sudah bersuami. Dan tidak ada agunan atau jaminan. Untuk Kota Payakumbuh saja sudah sampai 10.550 KK yang kami berikan bantuan pembiayaan. Dan kami masih punya anggaran bisa Dua kali lipat. Dan kalau ada warga Payakumbuh yang prasejahtera kami kasi pinjaman. Anggaran sudah kami siapkan. Batasan usia saat ini tidak ada lagi, lansia boleh asal produktif,” sebut Arya Sinulingga.

Pada kesempatan itu Arya Sinulingga menyerahkan langsung Nomor Induk Berusaha (NIB) kepada 10 orang. Dan pada kesempatan itu, Arya Sinulingga juga meminta ibuk-ibuk yang melakukan pinjaman pembiayaan, untuk menyebutkan syaratnya. “Apa syaratnya buk, KK, KTP terus apa lagi, bersuami. Kan tidak ada diminta agunan ?, kalau ada saya berhentikan sekarang pimpinan PNM,” sebut Arya disambut riang tepuk tangan ribuan ibu-ibuk Kota Payakumbuh yang hadir pada kesempatan itu.

Arya juga meninjau satu persatu dari 50 Usaha Mikro Kecil Menengah yang ikut bazaar. Pada kesempatan itu, Arya Sinulingga memuji enak-enaknya UMKM seperti rendang dan lainnya. Bahkan tidak sedikit pemilik UMKM yang berpoto dan memberikan produk hasil UMKMnya kepada Arya Sunilingga.

Wali Kota Payakumbuh, H Riza Falepi, pada kesempatan itu mengucapkan selamat datang kepada Stafsus Menteri BUMN Arya Sinulingga di Kota Payakumbuh. Riza juga menyampaikan terimakasih dan beryukur atas perhatian Kementerian BUMN terhadap warga Payakumbuh.

Dikatakan Wali Kota Dua priode itu, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia di tengah cobaan covid-19. Riza memuji sinergi antara BUMN dengan UMKM. Bahkan banyak UMKM yang menjadi binaan BUMN. “UMKM kita sudah ada yang go internasional seperti IKM rendang kita. Kedepan akan kita buat lagi produk yang bangsa pasarnya Eroba seperti kerupuk Balado,” ucap Riza.

Pada pasar rakyat dan bazaar BUMN kali ini diikuti sebanyak 50 UMKM di Kota Payakumbuh dan Lima Puluh Kota dimana sebahagian merupakan binaan BUMN. Kemudian pasar murah juga disedikan paket terdiri dari Minyak Goreng 1 liter, Gula 1 Kg dan Beras 5 kg. Dengan harga satu paket 65 ribu. (uus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top