Close

4 Preman Perkosa 2 Siswi SMP di Depan Pacar

Police Line - posmetroweb
PADANG, METRO–Miris. Dua orang wanita muda yang masih berstatus siswi kelas II SMP menjadi korban kebringasan empat lelaki saat tengah berada di jembatan baru Kuranji, Kecamatan Kuranji, Jumat (30/10) malam. Berbekal pisau kecil, keempat lelaki tersebut tanpa ampun melucuti pakaian dan kemudian memperkosa dua wanita tersebut, bahkan dilakukan di depan pasangan masing-masing.

Informasi yang dihimpun, aksi pemerkosaan tersebut berawal Kamis (29/10) sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, kedua korban yakni YA (16) dan SW (16) pergi bersama pasangan mereka. Ketika itu, dua pasang kekasih ini berhenti di tepi sungai Kuranji, tepatnya di dekat jembatan baru Kuranji.

Tidak berapa lama berdiri, tiba-tiba empat orang lelaki yang tidak dikenal menghampiri mereka dan langsung bertanya kepada mereka. Salah seorang pasangan dari dua cewek tersebut, AE lantas mengatakan kalau kedua cewek itu akan pipis. Namun, keempat pelaku tidak terima dan langsung menuduh mereka telah berbuat mesum.

Tak tahu apa sebabnya, keempat pelaku tersebut langsung menarik kedua pasangan itu turun ke sungai. Di sana, keempat pelaku langsung menyuruh dua wanita muda itu melucuti semua pakaiannya, namun keduanya melawan. Merasa upaya mereka tidak berhasil, keempat  pelaku langsung mengancam mereka dengan sebilah pisau. Akhirnya, dibawah ancaman dua wanita ini merelakan tubuh mereka disaksikan oleh empat pelaku, sementara pacar mereka tidak bisa berbuat banyak.

Ternyata, usai membuka baju, keempat pelaku pun tabik syahwat. Dua wanita ini lantas diperkosa bergantian oleh keempat pelaku. Pacar kedua wanita muda itu pun tidak bisa berbuat banyak karena diikat oleh pelaku. Puas memperkosa, keempat pelaku lantas mengambil harta benda dua pasang kekasih tersebut dan melarikan diri. Sedangkan, para korban hanya bisa pasrah dan berteriak minta tolong usai kejadian.

Untung saja salah seorang warga mendengar teriakan dari para korban. Dia pun memberitahu warga sekitar dan mengantarkan para korban pulang ke rumahnya. Sesampai di rumah, korban kemudian menceritakan kejadian yang telah menimpanya kepada orangtua mereka masing-masing. Kaget alang kepalang. orangtua korban pun langsung medatangi Mapolsekta Kuranji dengan harapan keempat pelaku bisa ditangkap.

Usai mendapat laporan, setelah melakukan penyelidikan dalam waktu 1×24 jam, Tim Buser Polsek Kuranji akhirnya berhasil mengamankan satu dari empat orang pelaku pemerkosaan dan pencurian terhadap dua orang wanita anak di bawah umur di jembatan baru Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji tersebut.

Ditangkapnya pelaku Irwandi (33), warga Kampuang Pinang, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji ini bermula dari laporan dari orangtua korban ke Polsek Kuranji dengan No : LP/ 656/ K/ X/2015 Sektor Kuranji pada Kamis (30/10) lalu. Dalam laporan, kedua korban, YA (16) dan SW (16) telah diperkosa.
Sementara itu, tiga orang rekan pelaku lainnya masih dalam pengejaran polisi.

Kapolresta Padang, Kombes Pol Wisnu Andayana melalui Kapolsek Kuranji, Kompol Asril Prasetya mengatakan, setelah pihaknya mendapatkan laporan adanya kasus pemerkosaan dan pencurian yang dilaporkan oleh ibu korban, petugas langsung meminta keterangan kedua korban dan saksi-saksi yaitu kedua pacar korban.

“Setelah mendapatkan keterangan dari saksi, anggota reskrim pun langsung melakukan cek TKP dan mencari informasi dan setelah mencari informasi ada salah satu pelaku yang sesuai dengan ciri-ciri yang dikatakan saksi, polisi pun langsung melakukan penangkapan terhadap salah satu pelaku pemerkosaan,” kata Asril.

Asril nenambahkan, pelaku saat itu sedang berada di jembatan baru Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji sedang duduk santai di sebuah pondok di dekat jembatan tersebut. Saat akan ditangkap, pelaku sempat mencoba kabur karena, tetapi dengan kesigapan personil Reskrim, dia tidak bisa berkutik dan bertekuk lutut.

“Pelaku pun berhasil di amankan dan langsung dibawa ke Mapolsek Kuranji guna pengsutan lebih lanjut,” ungkap Asril.

Setelah berhasil ditangkap, Asril menuturkan pihaknya langsung memeriksa pelaku secara intensif. Dari keterangannya, terungkap bahwa pelaku melakukan pemerkosaan bersama dengan tiga rekannya dan diperkosa secara bergantian.
“Dari keterangan tersangka kita berhasil mengantingi identitas tiga pelaku lainnya. Saat ini masih dalam penyelidikan dan pengejaran tim Opsnal. Mereka dinyatakan DPO, mudah-mudahan dalam waktu dekat ketiga pelaku bisa ditangkap,” ujarnya.

Asril menegaskan,  jika memang terbukti pelaku akan dikenakan pasal 285 Jo 365 KUHPidana tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman diatas 15 tahun penjara. (r)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top