Close

4 Pengedar Sabu Ditangkap Tim Sapu Jagat di Pessel, Dua di Antaranya masih Pelajar

PENGEDAR— Jajaran Satresnarkoba Polres Pessel menangkap empat orang yang terlibat dalam peredaran sabu. Dua di antaranya masih pelajar.

PESSEL, METRO–Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Pessel menang­kap empat orang yang terlibat dalam peredaran nar­kotika jenis sabu pada Rabu malam (29/9).  Mirisnya, dua di antaranya ternyata masih di bawah umur dan bahkan berstatus pelajar.

Dua pelaku yang masih di bawah umur diketahui berinisial I (16) dan RH (17). Sedangkan dua lainnya sudah dewasa berinisial MTR (18) dan YP (21). Dari penangkapan itu, petugas menyita dua paket sabu siap edar dan uang Rp 400 ribu hasil penjualan sabu.

Kasat Narkoba Polres Pessel AKP Hidup Mulia mengatakan, penang­ka­pan itu berawal ketika pi­hak­nya melakukan penya­maran sebagai pembeli dan memancing pelaku I yang masih pelajar ini untuk transaksi di Kam­pung Sungai Putih Kena­garian Gurun Panjang Sela­tan, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pessel.

“Saat pelaku I datang, langsung dilakukan pe­nang­kapan tanpa perlawa­nan. Setelah digeledah, ditemukanlah barang bukti dua paket sabu dibungkus plastik bening yang disem­bu­nyikan pelaku dalam casing handphone (Hp) miliknya,” ungkap AKP Hidup Mulia, Kamis (30/9).

Dijelaskannya, usai me­­nang­kap pelaku I, pi­hak­nya kemudian mela­kukan interogasi dan ter­ungkap kalau sabu itu di­dapatkan dari pelaku MTR dan RH. Setelah dila­cak, MRT dan RH berhasil di­aman­kan saat berada di pinggir jalan yang tak jauh dari lokasi penang­ka­pan I.

“Namun, kita kembali me­lakukan pengem­ba­ngan untuk mengungkap siapa saja yang terlibat. Dari keterangan MTR dan RH, terungkap lagi kalau pelaku YP juga terlibat, sehingga dilakukan pe­nang­kapan di kediaman­nya di Kenagarian Pasar Baru, Kecamatan Bayang,” kata AKP Hidup Mulia.

AKP Hidup Mulia me­ne­gaskan, pihaknya masih terus melakukan pengem­bangan kasus lantaran peredaran narkoba di wila­yah Pessel sudah melibat­kan anak-anak di bawah umur. Meskipun begitu, mereka akan tetap dipro­ses hukum.

“Kami akan kejar siapa yang terkait dengan ba­rang haram ini. Walaupun ada yang di bawah umur akan tetap diproses hukum. Melihat fakta-fakta ini, su­dah sepatutnya Pemkab Pes­sel untuk mendirikan Badan Narkotika Kabu­pa­ten ( BNK),” pungkasnya. ( Rio)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top