Menu

4 Mantan Napi Bentuk Komplotan Pencuri

  Dibaca : 958 kali
4 Mantan Napi Bentuk Komplotan Pencuri
4 pencuri— Polres Bukittinggi menangkap empat kawanan pencuri spesialis rumah kosong di daerah Puhun Tembok, Kecamatan Mandiangin Koto Salayan (MKS) Bukittinggi, Kamis (26/7).

BUKITTINGGI, METRO – Tim Satuan Tugas Street Crime atau kejahatan Jalanan Polres Bukittinggi menangkap empat kawanan pencuri spesialis rumah kosong di daerah Puhun Tembok, Kecamatan Mandiangin Koto Salayan (MKS) Bukittinggi, Kamis (26/7).

Sesuai laporan dari Hendri, terjadi pencurian di rumahnya. Dia kehilangan tiga sepeda motor dan satu TV LCD, satu lampu gantung dan satu panjangan terbuat dari perak pada 7 Juli lalu.

Berdasarkan laporan tersebut Tim Satgas Polres Bukittinggi melakukan penyelidikan dan pengintaian terhadap kawanan tersangka pencurian tersebut. Setidaknya selama satu minggu kurang lebih, petugas sudah bergerak.

Dengan kerja sama tim, Rabu sore berhasil mengamankan empat orang di tiga lokasi berbeda. Pertama, dua orang diamankan berinisial R (27) dan D (30) di Kampung Nan Limo, Nagari Kubang Putiah.

Selanjutnya, tim yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Luthfi mendatangi tiga tersangka yang diduga terlibat pencurian. Yaitu F (29) ditangkap di Cingkariang, Kecamatan Banuampu dan Y (26) diamankan di Padang Luar, Banuampu.

Kepala Bagian Operasional Polres Bukittinggi Kompol Arie Sulistyo Nugroho mengatakan, R dan D diamankan di daerah Kampuang Nan Limo, Nagari Kubang Putiah. “Dari informasi merekalah kita bergerak menangkap dua orang lainnya,” katanya.

Dari tangan keempat residivis ini, sambung Arie Sulistyo, Tim Satgas mengamankan tiga unit kendaraan roda dua, satu unit TV, dua unit LCD monitor, satu unit lampu gantung, satu unit pajangan yang terbuat dari perak, serta empat unit handphone berbagai merek.

Salah seorang pelaku berinisial R mengakui bahwa aksi pencurian dilakukan secara bersama dengan target rumah kosong. “Rumah yang kami jadikan target ini jendelanya dalam keadaan tidak terkunci. Dari sana kami masuk tanpa merusak pintu, dan satu per satu barang dibawa bersama tiga teman lainnya,” ujar R.

Kasat Reskrim Luthfi mengatakan, keempat tersangka diamankan pada hari pertama Operasi Sikat. Kegiatan ini akan berlanjut dalam dua minggu ke depan. “Kami menduga mereka saling kenal saat berada salam satu Lembaga Pemasyarakatan (LP) yang sama, dan merencanakan kejahatan saat mereka sudah bebas,” ungkapnya.

Menurut Luthfi, Tim Satgas hingga kini masih melakukan penyelidikan, dan tidak menutup kemungkinan jumlah pelaku bertambah.
”Apabila terbukti bersalah kawanan residivis pencuri akan dijerat Pasal 363 KUHP, tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Dengan ancamana hukuman tujuh tahun penra,” jelasnya. (cr8)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional