Menu

374 Pedagang Pasar Raya Divaksin Corona, Disdag Targetkan 2.500 Pedagang Disuntik

  Dibaca : 85 kali
374 Pedagang Pasar Raya Divaksin Corona, Disdag Targetkan 2.500 Pedagang Disuntik
DISUNTIK VAKSIN— Koordinator retribusi harian Pasar Raya Padang, Usman Gumanti disuntik vaksin oleh petugas Dinkes Kota Padang, Kamis (4/3) di lobi Blok III Pasar Raya Padang.

PASARRAYA, METRO
Sebanyak 374 pedagang Pasar Raya Padang menjalani vaksinasi di lobi Blok III Pasar Raya Padang, Kamis (4/3). Pedagang yang divaksin juga termasuk lanjut usia atau lansia.

Dinas Perdagangan (Disdag) menargetkan ada 2.500 pedagang yang bakal disuntik beberapa waktu ke depan. “Untuk tahap awal baru 374 orang. Memang waktunya cukup lama. Tidak sama dengan tes swab. Vaksinasi ini pakai waktu observasi sebelum dan sesudah disuntik. Jadi untuk satu orang itu agak lama. Waktu observasinya bisa setengah jam,” ungkap Kepala Disdag Kota Padang Andree Algamar.

Kegiatan dengan tema Kesehatan Pulih Ekonomi Bangkit direspon postif oleh berbagai kalangan di Pasar Raya Padang sebagai antisipasi Padang pencegahan Covid-19 di Kota Padang.

Andree Algamar yang juga ikut divaksin menjelaskan, vaksin yang digunakan sesuai dengan standar keamanan dan melewati uji klinis yang tepat. Kemudian, untuk pelaksanaan vaksinasi pedagang, calon penerima vaksin harus datang tepat waktu dan telah melakukan registrasi ulang.

“Calon penerima vaksin melakukan pendaftaran ulang dan verifikasi. Selanjutnya, petugas akan melakukan pemeriksaan fisik sederhana untuk melihat kondisi kesehatan dan mengidentifikasi komorbid. “ ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakannya, jika calon penerima vaksin sehat, maka vaksinasi dapat dilakukan. Setelah disuntik vaksin, penerima akan diobservasi selama 30 menit untuk memonitor keberadaan Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi (KIPI).

Menurutnya, Dinas Perdagangan masih melakukan sosialisasi agar pedagang mau ikut divaksin. Karena mereka sangat rentan tertular virus Covid-19. Setelah divaksin, maka mereka bisa lebih kebal terhadap virus tersebut.

“Saya rasa pedagang sudah mulai mengerti tentang pentingnya divaksin. Jadi banyak yang mau. Tapi, memang waktu yang dibutuhkan tidak sebentar seperti tes swab, karena tak mungkin sembarang disuntik saja. Harus diobservasi dulu,” tandasnya.

“Kami pakai data pedagang yang di-swab dulu. Yang divaksin bukan hanya yang muda, tapi juga lansia, dalam waktu tiga hari ke depan,” tambah Andree Algamar disela-sela pelaksanaan vaksinasi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Padang, Ferimulyani Hamid mengatakan, efek suntik vaksin akan tergantung terhadap daya tahan tubuh seseorang.

“Untuk suntik vaksin akan diberikan terhadap 2.500 pedagang dan sejumlah petugas dan pegawai dari Disdag Kota Padang.” kata Ferimulyani.

Ferri menerangkan, ketika tubuh seseorang itu baik dan membentuk antibodi, virus yang masuk akan dimakannya, tetapi ketika daya tahan tubuhnya tidak baik, antibodi yang terbentuk juga sedikit.

“Meskipun sudah divaksin, potensi seseorang akan tertular virus Covid-19 akan tetap ada, meskipun tidak sebesar orang yang belum diberi cairan antibodi tersebut. Jika begitu resiko dirawat di rumah sakit tidak besar, rumah sakit tidak penuh. Namun, walaupun divaksin harus tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan,” tukasnya.

Saat ini, katanya, vaksinasi terhadap pedagang di Pasar Raya Padang sudah masuk ke tahap dua. Total sebanyak 2.500 dosis dikeluarkan Dinkes. “Sosialisasi (vaksin) akan terus dilakukan sambil berjalan di kegiatan ini,” katanya.

Selain vaksinasi, petugas juga akan melakukan cek kesehatan untuk penyakit tak menular, seperti pengeceka tensi, suhu tubuh, lingkar perut, dan berat badan. “Nanti akan diketahui seseorang itu apakah menderita penyakit tidak menular tertentu atau tidak, seperti diabetes atau hipertensi sehingga skrining faktor resikonya sekalian kami dapatkan saat vaksinasi itu,” ucapnya.

Dinkes menargetkan program vaksinasi akan terus berjalan hingga Desember 2021. Selain menyasar Organisasi Perangkat Daerah (OPD), semua masyarakat berusia di atas 58 tahun juga akan divaksin.

“Kemarin kami melakukan penyuntikan terhadap Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Padang sebanyak 47 orang dari 56 pegawainya, Dinas Pendidikan (Disdik) 147 orang, dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) 150 orang,” tandasnya. (hen/tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional