Menu

32 Miliar Bantuan BLT Disalurkan, Abdul Rahman : Manfaatkan untuk Kebutuhan Pokok

  Dibaca : 148 kali
32 Miliar Bantuan BLT Disalurkan, Abdul Rahman : Manfaatkan untuk Kebutuhan Pokok
DISALURKAN—Penyerahan BLT di Nagari Lubuak Gadang Kecamatan Sangir, bantuan BLT langsung diserahkan oleh pihak Bank Nagari.

SOLSEL, METRO
Pemerintah Kabupaten Solok Selatan (Solsel) mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT), yang bersumber dari Dana APBD Kabupaten tersebut untuk 17.141 Kepala Keluarga (KK) senilai Rp 32 miliar. Penyaluran mulai disalurkan pada Selasa (2/6). Selama 7 hari, hingga 10 Juni akan disalurkan bantuan Pemkab bekerjasama dengan Bank Nagari secara bergantian ke seluruh kenagarian.

Plt Bupati Solsel H Abdul Rahman mengharapkan, bantuan BLT tersebut agar dimanfaatkan untuk pembelian kebutuhan pokok dan kebutuhan penting lainnya. Dimana tujuan diberikan bantuan ini untuk mereka yang terdampak.

“Manfaatkan sebaik-baiknya untuk yang penting. Pergunakan untuk pembelian kebutuhan sembako di rumah masing-masing. Tahan dulu keinginan untuk membelanjakan untuk kebutuhan lain yang tidak penting dan tidak mendesak,” ujar Rahman.

Masyarakat menurutnya, diminta untuk menggunakan skala prioritas dalam penggunaan berbagai dana bantuan tersebut. Apalagi di jaman-jaman sulit akibat pandemi ini, sehingga harus pintar dalam menggunakannya.

Sementara itu, dalam surat yang ditandangani oleh Sekretaris Daerah Yulian Efi Tanggal 27 Mei 2020 kepada Wali Nagari dan pelaksana penyaluran di lapangan, disampaikan bahwa dalam penyaluran di kantor wali nagari wajib menggunakan standar protokol pencegahan covid.

“Masyarakat dan juga petugas diwajibkan menggunakan masker dan mengatur jarak fisik antara satu dan lainnya. Kemudian Nagari juga diminta untuk menyediakan sarana tempat cuci tangan dengan sabun,” ujar Sekretaris Daerah Solsel H Yulian Efi.

Dikatakannya, bagi masyarakat yang terdata ganda, pihak kenagarian berhak untuk menahan dan meminta pihak bank agar tidak mencairkan bantuan tersebut. Nagari juga diminta untuk menempel seluruh data penerima bantuan di kantor wali nagari serta berbagai tempat strategis yang mudah diakses masyarakat. “Jika ditemukan data ganda, pihak nagari berhak menahan dan meminta pihak bank untuk tidak mencairkannya,”sebut Yulian.

Sebelumnya, Kadis Sosial dan PMD Zulkarnaini mengatakan bahwa dari semua skema bantuan yang disalurkan, sebanyak 84 persen masyarakat akan mendapatkan BLT dan bantuan lain. Meningkat dari perkiraan sebelumnya sebanyak 77 persen, dikarenakan adanya kenaikan alokasi anggaran BLT dari Dana Desa atau Nagari. Total penerima bantuan tercatat 41.749 KK, atau lebih kurang 84 persen dari jumlah total KK di Solsel, dimana Total KK di Solsel 49.689 KK (data per Desember 2019).

“Sebanyak 6.194 KK dari Dana Desa/Nagari, 6206 KK dari Kemensos, 3463 dari dana propinsi, 8745 KK dari bantuan PKH dan Sembako, serta 17.141 KK bersumber dari APBD Kabupaten Solsel,” kata Yulian. (afr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional