Menu

300 Warga Terjaring Operasi Yustisi, Tidak Pakai Masker Dihukum Bersihkan Fasum

  Dibaca : 116 kali
300 Warga Terjaring Operasi Yustisi, Tidak Pakai Masker Dihukum Bersihkan Fasum
TERJARING OPERASI— Ratusan warga yang terjaring operasi yustisi karena kedapatan tidak memakai masker, dikumpulkan di halaman Mapolresta Padang, kemarin. Mereka yang tidak memakai masker diberikan hukuman sosial dengan membersihkan fasilitas umum.

M YAMIN, METRO
Tim gabungan Kepolisian, TNI dan Satpol PP kembali melakukan operasi yustisi guna penegakkan Perda Nomor 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), Jumat (23/4). Dari operasi yang dilakukan secara mobile itu, sebanyak 300 orang terjaring karena kedapatan tidak memakai masker.

Terhadap 300 pelanggar yang tidak memakai masker tersebut diberikan hukuman sosial dengan membersihkan fasilitas umum.

Usai diberikan sanksi membersihkan fasilitas umum, seluruh yang terjaring selanjutnya dibawa ke Polresta Padang untuk melakukan pendataan terhadap mereka menggunakan aplikasi Sistem Pelanggar Perda (Sipelada) yang telah dibuat oleh Pemprov Sumbar.

“Mereka yang melanggar ini datanya dimasukkan dalam aplikasi. Nanti kalau melanggar lagi akan diketahui sudah berapa kali. Sehingga setiap melakukan pelanggaran yang berulang akan diberikan sanksi yang berbeda,” ujar Kapolresta Padang Kombes Pol Imran Amir.

Dikatakan, untuk penegakkan Perda kali ini, seluruh yang terjaring baru satu kali melakukan pelanggaran sesuai dengan data yang ada di aplikasi Sipelada.

“Jika kami temukan lagi dalam aplikasi maka akan kami sanksi denda sebesar Rp100 ribu. Jika sudah sampai 3 kali, kita akan bawa ke pengadilan untuk di tipiring, ancaman hukuman 3 hari penjara. Polresta Padang juga sudah menyiapkan sel khusus untuk masyarakat yang melanggar protokol kesehatan terutama yang tidak memakai masker,” sebut Imran.

Imran Amir mengatakan, kegiatan ini dilakukan setelah melihat evaluasi terakhir perkembangan Covid-19, jumlah Sumbar terpapar cukup banyak, terutama di Kota Padang.

“Kita sudah cukup lama melakukan sosialisasi untuk menggunakan masker, dan sudah sering juga membagikan masker kepada masyarakat, untuk patuh menerapkan protokol kesehatan, terutama menggunakan masker, namun nyatanya masyarakat masih banyak yang melanggar akan hal tersebut, sehingga jumlah yang terpapar Covid cukup banyak,” sebut Imran Amir.

Dijelaskan, bagi masyarakat yang melanggar diterapkan sanksi sosial, dan diberikan bimbingan. Kemudian, diberikan masker secara gratis untuk mengingatkan mereka untuk memakai masker.

“Kegiatan ini akan kita lakukan setiap hari. Untuk itu Kami mengimbau kepada masyarakat Kota Padang, karena positif Covid-19 di Padang sekarang yang cukup tinggi, agar masyarakat menjaga prokes, karena gunanya untuk menjaga diri sendiri, keluarga dan orang yang ada di sekitar anda,” tuturnya. (rom)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional