Menu

30 Persen Warga belum Patuhi Protokol Covid-19

  Dibaca : 393 kali
30 Persen Warga belum Patuhi Protokol Covid-19
PAKAI MASKER— Seorang kusir bendi sedang menunggu penumpang di kawasan Pasar Raya Padang. Kondisi saat ini, sang kusir terlihat memakai masker saat bekerja.

BYPASS, METRO
Kalaksa BPBD Kota Padang, Barlius mengatakan saat ini masih ada 30 persen masyarakat Kota Padang yang belum mematuhi protokol Covid-19. Mereka tetap tak mau menggunakan masker dan masih berkerumun.

”Kita perkirakan sekitar 30 persen warga kita masih melanggar protokol Covid-19. Meski demikian, kita akan tetap sosialisasikan terus kepada mereka,” sebut Barlius, Kamis (2/7).

Ia mengatakan, saat ini sudah ada yang ditindak bagi yang melanggar aturan, terutama di OPD terkait. Seperti Dinas Perdagangan, Dinas Perhubungan dan Satpol PP. Para pelanggar itu diberi sanksi sosial dengan kerja bakti membersihkan sarana umum.

“Kita tak bisa juga keras-keras pada masyarakat seperti di India sana. Kita tetap gencarkan sosialisasi,” tandasnya.

Pantauan POSMETRO di lapangan, saat ini masih banyak warga tidak memakai masker saat memasuki area umum. Seperti di Pasar Raya Padang. Sebagian pedagang dan pembeli masih terlihat tak memakai masker. “Sasak angok kalau dipakai taruih,” sebut Ita (40), salah seorang pedagang.

Tiap Hari, 400 Personel Turun
Sementara itu, Satuan polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang mengerahkan sebanyak 400 personel setiap harinya untuk menyosialisasikan pencegahan Covid-19.

Kepala Satpol PP Padang, Alfiadi mengatakan, selain menegakkan Perda, Satpol PP juga menyosialisasikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di tengah-tengah masyarakat. “Mereka ini siang malam, 24 jam melaksanakan tugas sosialisasi pencegahan Covid-19 dan juga tugas rutin penegakan Perda,” kata Alfiadi.

Ia menjelaskan, para personel tersebut hadir hampir di semua titik-titik keramaian. Mereka mengingatkan, masyarakat supaya mawas diri terhadap wabah Covid-19. Hal ini dilakukan agar masyarakat sadar terhadap pencegahan Covid-19.

Menurutnya, untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 membutuhkan partisipasi masyarakat.

“Inilah, tugas kita di lapangan, menyadarkan masyarakat akan pentingnya dalam menjaga diri dan orang lain dari penularan Covid-19. Jika Kota Padang ingin zero Covid-19, maka masyarakat tidak boleh cuek,” harapnya. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional