Menu

30 Nagari belum Miliki Akses Jamban Layak

  Dibaca : 51 kali
30 Nagari belum Miliki Akses Jamban Layak
PERTEMUAN— PKK Sijunjung melakukan pertemuan dengan organisasi wanita dalam rangkan percepatan ODF (Open Defecation Free) atau stop buang air besar sembarangan. ( eky prima endo/posmetro )

SIJUNJUNG, METRO – Di Kabupaten Sijunjung, kondisi sanitasi yang meliputi akses jamban yang memadai masih merupakan masalah yang perlu ditangani dengan serius agar terciptanya lingkungan masyarakat yang sehat. Program ini lebih dikenal dengan ODF (Open Defecation Free) atau stop buang air besar sembarangan.

“Pentingnya sanitasi ini demi menjaga kesehatan dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup bagi anak generasi kita,” tutur Ny En Yuswir Arifin di Gedung Pancasila, Senin (13/5) saat acara pertemuan PKK dan Organisasi Wanita dalam rangka percepatan ODF di Ranah Lansek Manih.

Berdasarkan data ada terangnya, dari 62 nagari/desa yang ada di Kabupaten Sijunjung, hanya 32 nagari yang sudah ODF. Artinya masyarakat di 30 nagari lainnya masih BAB sembarangan, atau belum memiliki akses jamban yang layak.

“Baru 32 nagari yang sudah ODF, masih ada 30 nagari lagi yang harus memiliki akses jamban yang memadai di Kabupaten Sijunjung,” terangnya.

Untuk itu, ia berharap kepada setiap organisasi wanita se-Kabupaten Sijunjung agar membuat program khusus dalam mensukseskan 100 persen ODF. Serta memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pentingnya sanitasi yang sehat di tengah lingkungan.

Direktur Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Sumbar, Firdaus Jamal mengatakan, sanitasi dan ketersediaan akses jamban yang memadai di Sijunjung masih diangka 81,76 persen. Dari angka 81,76 persen tersebut, belum termasuk sanitasi total, melainkan baru ketersedian akses jamban yang memadai.

“Kita berharap, angka 81,76 persen untuk Sijunjung ini bisa terus meningkat hingga 100 persen dan terwujudnya sanitasi total yang berbasis masyarakat,” ungkapnya.

Untuk mencapai 100 persen ODF itu menurutnya, harus melakukan upaya-upaya khusus. Baik itu pembekalan SDM, fasilitas air bersih dan akses yang memadai, termasuk penyebarluasan informasi melalui berbagai media.

“Tak hanya itu, pemerintah daerah hingga tingkat nagari harus berperan aktif dalam membentuk perencanaan dan program strategis demi terwujudnya 100 persen ODF di tengah masyarakat,” bebernya. (ndo)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional