Menu

3 Ribu Bibit Jeruk Nipis Disebar di Sungai Abang

  Dibaca : 216 kali
3 Ribu Bibit Jeruk Nipis Disebar di Sungai Abang
HASIL KEBUN— Di bawah naungan BUMNag Sunjaya, hasil dari kebun jeruk nipis di Nagari Sungai Abang telah memproduksi beberapa jenis produk.

PDG.PARIAMAN, METRO
Wali Nagari Sungai Abang, Ichwan Bustami mengatakan bahwa nagari tersebut saat ini telah menjadi smart nagari dan smart ekonomi. Nagari Sungai Abang berada di Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padangpariaman dengan luas 7,24 kilometer persegi.

Ichwan menjelaskan, bahwa nagari itu telah dilengkapi dengan beragam fitur aplikasi yang berguna untuk mempermudah hubungan masyarakat dengan perangkat nagari. Nagari Sungai Abang telah menyiapkan sebuah aplikasi yang diberi nama Sungai Abang Smart Nagari.

Aplikasi ini terangnya, menyediakan beberapa fitur diantaranya petunjuk, Berita NASA, 24/7 Service Online. Serta aplikasi yang telah bersinergi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Padangpariaman dalam kepengurusan seperti KTP dan Akta Kelahiran.

“Aplikasi ini digunakan untuk mempermudah masyarakat terutama dalam kepengurusan administrasi, seperti surat keterangan domisili. Masyarakat dapat mengurus surat tersebut hanya melalui aplikasi Sungai Abang Smart Nagari yang dapat didownload di Playstore pada smartphone masing-masingnya. Namun, jika ada dari sebagain masyarakat yang tidak memiliki smartphone maka perangkat nagari bersedia untuk membantu kepengurusan surat tersebut,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kantor Wali Nagari Sungai Abang ini juga dilengkapi dengan fasilitas IT. Masyarakat dapat melihat segala aktivitas adminsitarasi yang dilakukan oleh perangkat nagari melalui TV 30 inci di depan pintu masuk Kantor Wali Nagari Sungai Abang.

Ia mengungkapkan, bahwa nagari tersebut memiliki 1 hektare kebun jeruk nipis yang saat ini sedang mengadakan program 1 place 1 produk. Program ini sudah berjalan sejak 2019 lalu. Sedikitnya, sudah 3.000 bibit disebar ke masyarakat. Adapun tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya masyarakat Nagari Sungai Abang.

Ia menyebutkan, di bawah naungan BUMNag Sunjaya, hasil dari kebun jeruk nipis tersebut telah memproduksi beberapa jenis produk. Diantaranya sabun cuci piring dan minuman sari pati jeruk nipis dengan bahan dasar langsung dari jeruk nipis yang ditanam tersebut.

“Satu batang jeruk nipis dapat menghasilkan 6 kg jeruk dimana masa panennya ketika jeruk nipis tersebut berumur 1-1,5 tahun dimana masa panennya baru dimulai sejak 9 bulan yang lalu,” tandasnya.

Ia mengatakan, saat ini BUMNag Sunjaya juga akan mengolah sampah sebagai pupuk tanaman. Hal ini dilakukan mengingat masyarakat Nagari Sungai Abang susah dalam memperoleh pupuk, maka saat ini telah dicanangkan untuk memproduksi pupuk sendiri. (efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional