Menu

3 Pria dan 1 Wanita Diamankan Polisi, Diduga Melakukan Pungli di Kawasan Pasar Raya

  Dibaca : 345 kali
3 Pria dan 1 Wanita Diamankan Polisi, Diduga Melakukan Pungli di Kawasan Pasar Raya
DIAMANKAN— Tim Satuan Sabhara Polresta Padang mengamankan tiga pria dan seorang perempuan yang diduga melakukan aksi pungutan liar di kawasan Air Mancur Pasar Raya Padang.

PADANG, METRO
Setelah sebelumnya Senin (14/9), belasan preman yang diduga tukang palak dijaring jajaran Polresta Padang. Kini giliran tiga orang pria dan seorang wanita dijaring anggota Sabhara Polresta Padang yang tengah melakukan patroli di kawasan Air Mancur Pasar Raya Padang, Rabu sore (16/9). Keempat orang yang tersebut terjaring karena diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap sopir angkutan kota (angkot) yang melintasi kawasan Air Mancur tersebut. Keempatnya langsung di naikan ke mobil patroli Sabhara dan di giring ke Polresta Padang untuk didata dan diminta untuk tidak lagi melakukan hal yang sama di kemudian hari.

“Modusnya masih sama seperti yang kami amankan beberapa hari yang lalu yaitu ada yang menggunakan pengharuman ruangan, menjual makanan, minuman dan lainnya, yang kemudian memaksa orang untuk membelinya dan meminta dengan harga yang tinggi,” ujar Kapolretsa Padang AKBP Imran Amir.

Keempat orang yang diamankan yaitu “IA” (18), “DA” (21),” IR” (22) dan satu orang perempuan berinisial S (51). Personel yang melakukan pengamanan terhadap mereka menemukan barang bukti uang berkisar antara Rp 30 ribu hingga Rp 100 ribu yang diduga uang hasil pemalakan terhadap sopir angkot.

“Usai didata, mereka langsung diminta untuk pulang dan tidak kembali ke lokasi untuk melakuan perbuatan yang sama. Kami tidak akan tanggung-tanggung dalam memberantas yang namanya premanisme yang di nilai sangat meresahkan masyarakat. Kepada masyarakat diharapkan, apabila menemukan adanya hal-hal yang berbau premanisme agar melaporkan kepada Kepolisian terdekat,” ujar AKBP Imran Amir.

Sebelumya, Polresta Padang mengamankan belasan preman yang diduga tukang palak di kawasan Air Mancur, Pasar Raya Kota Padang, Senin (14/9) sore. Keberadaan mereka dinilai meresahkan para pengendara karena kerap meminta uang lebih.

Kapolresta Padang, AKBP Imran Amir mengatakan, ada 13 orang preman bertato yang diamankan. Mereka dianggap telah melanggar peraturan terkait retribusi daerah dan meresahkan masyarakat. “Preman-preman ini sering melakukan pemerasan di kawasan Air Mancur Pasar Raya Padang yang sasarannya adalah pengemudi angkot juga masyarakat yang memiliki mobil pribadi dan parkir di kawasan tersebut,” ujar AKBP Imran Amir.

Dikatakan AKBP Imran Amir, modus preman dalam melakukan pemalakan yaitu dengan menggunakan pengharum ruangan, menjual makanan, minuman dan lainnya, yang kemudian memaksa orang untuk membelinya dan meminta dengan harga yang tinggi. “Masyarakat yang merasa resah dengan ulah preman tukang palak ini akhirnya melaporkannya ke Polisi dan langsung Kami respon dengan melakukan penindakan dan berhasil diamankan sebanyak 13 orang preman,” ucap AKBP Imran Amir.

Disebutkan, para preman tersebut ada yang merupakan mantan narapidana yang keluar masuk penjara karena kasus copet, jambret, serta kasus penganiayaan. “Ditenggarai mereka ini tidak memiliki pekerjaan usai keluar dari penjara, sehingga mereka mencari uang dengan cara yang tidak baik,”sebut AKBP Imran Amir.

Selanjutnya, preman yang berhasil diamankan tersebut akan dilakukan proses penyelidikan oleh satuan reserse kriminal (Satreskrim) Polresta Padang tentang kasus premanisme yang mereka lakukan tersebut.

“Kami akan dalami dulu, di antara mereka ada yang diduga melakukan aksi premanisme. Kita lihat nanti hasil pemeriksaan dari Satreskrim dan tindakan yang akan kita lakukan kedepan sesuai dengan aturan dan undang-undang yang berlaku. Dengan adanya penangkapan para preman ini. Kami berharap mereka jera, dan tidak memalak pengendara,” kata AKBP Imran Amir. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional