Menu

3 Pengedar Materai Palsu Diringkus di Padang

  Dibaca : 1150 kali
3 Pengedar Materai Palsu Diringkus di Padang
IMG_3965

Kapolsek Padang Utara Kompol Albert Zai, Kanit Reskrim Ipda SH Sitorus, dan Kanit Intel Ipda Jhoni Satria, menggelar barang bukti hasil kejahatan dari tiga pelaku pemalsuan materai, Selasa (26/1).

PADANG, METRO–Hati-hati jika menggunakan materai untuk mengurus surat. Ribuan materai palsu diketahui sudah beredar luas di masyarakat, terutama di Kota Padang. Pasalnya, Senin (25/1) malam, komplotan pembuat materai dan kop surat palsu ini berhasil dibekuk polisi. Dari tiga pelaku yang berhasil diamankan, petugas mendapatkan ribuan materai 6000 palsu yang belum sempat diedarkan.

Informasi dihimpun POSMETRO, ketiga pelaku tersebut yakni Amril (48), warga Padang Sarai, Basril (28), warga Balai Gadang dan Asmuliadi, ST (34), warga Rimbo Kaluang dibekuk setelah salah seorang warga curiga usai membeli materai di kios fotokopi milik Amril di kawasan Jalan S Parman, Kelurahan Lolong Belanti, Kecamatan Padang Utara.

Temuan materai palsu tersebut langsung diberitahukan kepada Ketua RT setempat, Hanafiah (55). Kemudian, Ketua RT menyerahkan laporan warga itu kepada Ketua LPM Lolong Belanti, Maidestal Hari Mahesa yang kemudian menyerahkannya kepada Polsekta Padang Utara. Dari temuan itulah, personel polisi langsung melakukan penyelidikan di lapangan.

”Warga itu melapor ke RT, kemudian dilanjutkan ke kita. Karena ini sudah masuk ke ranah hukum, makanya kasus itu langsung dilaporkan ke Polsekta Padang Utara agar pelakunya bisa diamankan,” tulis Esa (panggilan akrab Maidestal) via SMS.

Berselang setengah jam dari informasi tersebut, petugas pun langsung melakukan penggeledahan di tempat fotokopi tersebut dan menemukan lima set (250) materai 6000 diduga palsu, satu set (47) materai 6000 diduga palsu, satu unit HP merk Nokia dan uang tunai Rp40 ribu. Mendapatkan barang bukti (BB), dua yang ada di dalam kedai yakni Amril dan Basril langsung diamankan ke Mapolsekta Padang Utara.

”Kedua orang itu diduga sebagai pelaku yang menjual, menyerahkan dan menyediakan materai palsu tersebut,” papar Kapolresta Padang, Kombes Pol Wisnu Andayana melalui Kapolsek Kompol Albert Zai, SIK, Selasa (26/1).

Selanjutnya, pelaku dan barang bukti (BB) langsung dibawa Mapolsekta Padang Utara untuk penyelidikan lebih lanjut. Dugaan sementara, kedua pelaku yang sudah diamankan ini pasti memiliki pemasok. Karena itu, petugas tidak berhenti disitu saja dan melakukan pengembangan hingga Selasa pagi.

Alhasil, setelah meminta keterangan lengkap dari Amril, petugas mendapatkan satu nama yang merupakan pembuat dan pemasok materai palsu tersebut. Tidak membuang waktu, Kanit Reskrim Ipda SH Sitorus dan Kanit Intel Ipda Jhoni Satria bersama personelnya langsung menuju ke rumah pelaku yang bernama Asmuliadi di Rimbo Kaluang, Kecamatan Padang Barat.

Di lokasi ini, petugas berhasil menemukan sebanyak 850 materai 6000 diduga palsu, 19 stempel berbagai macam perusahaan dan toko, dua bantalan stempel, satu unit laptop Toshiba, satu unit printer warna merk Canon seri iP2770, satu buah Kartu Pers  KPK a.n Asmuliadi, ST dan satu unit sepeda motor jenis Suzuki Spin nopol BA 6403 WV warna biru.

”Setelah mengamankan pembuat materai palsu ini, petugas langsung membawanya bersama barang bukti ke Mapolsekta Padang Utara untuk pengembangan lainnya. Kemungkinan pelaku ini akan dikenai 257 KUHPidana dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” paparnya. (age)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional