Menu

3 Orang Kena OTT Lakukan Pungli di Gerbang Masuk Lembah Harau

  Dibaca : 589 kali
3 Orang Kena OTT Lakukan Pungli di Gerbang Masuk Lembah Harau
PUNGUTAN LIAR— Lakukan Pungli berkedok meminta sumbangan di gerbang masuk Lembah Harau, Tiga Preman digiring ke Polres Limapuluh Kota.

LIMAPULUH KOTA, METRO–Usai memberangus prak­tek pungli berkedok sumbangan disepanjang Jalan Nasional Sumbar-Riau, Tim Satreskrim Polres Lima Puluh Kota, kem­bali beraksi. Tak tanggung-tanggung, tiga orang didu­ga melakukan praktek pung­li di gerbang pintu masuk objek wisata Lembah Harau, disikat, Jumat (18/6).

Ketiganya kedapatan memungut uang masuk ke Objek Wisata Lembah Ha­rau tanpa memberikan karcis tanda masuk terhadap satu unit bus senilai Rp 200 Ribu. Aksi ketiganya kedapatan di gerbang masuk pintu objek wisata Lembah Harau, Jorong Lubuak Limpato, Nagarian Tarantang, Kecamatan Ha­rau, Kabupaten Lima Puluh Kota.

Penangkapan terhadap ketiga pria, SB (56), LM (43) dan MT (32) dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Limapuluh Kota, AKP Mulyadi didampingi KBO Satreskrim, IPTU Army Ariosa serta Kanit Reskrim, AIPDA Bainur. Selain tiga tersangka yang diduga melakukan pungli dengan cara memungut uang masuk tanpa memberikan kar­c­ia itu, Tim Kepolisian juga mengamankan Barang Buk­ti (BB) Pungli sebesar Rp 200 ribu.

“Memang benar Tim Satreskrim menangkap tangan terhadap tiga orang pria yang melakukan Pungutan Liar di pintu masuk Lembah Harau. Ketiganya kita tangkap saat kita me­lakukan Patroli ke Lembah Harau,” sebut Kapolres Limapuluh Kota, AKBP. Trisno Eko Santoso, di dampingi Waka Polres Kompol Russirwan, melalui Kasat Reskrim AKP Mulyadi, Jumat (18/6) kepada awak media.

AKP. Mulyadi juga menambahkan, Patroli yang dilakukan untuk menanggapi keluhan masyarakat terhadap aksi premanisme dan pungutan liar yang selama ini meresahkan, se­kaligus menindak lanjuti in­truksi Kapolri untuk membasmi aksi Premanisme.

“Praktek Pungli tersebut dilakukan dengan cara memungut uang masuk terhadap sebuah bus Pariwisata sebanyak Rp. 200. 000,- tanpa memberikan Karcis masuk objek wisata. Kita (Tim Opsnal Satres­krim. Red)langsung mengamankan 3 (tiga) orang tersangka Pungutan Liar (Premanisme). Ini juga merupakan tindaklanjut Kapolri terkait aksi Premanisme,” ucapnya.

Satu dari tiga tersangka yang ditangkap merupakan warga Jorong Tarantang Nagari Tarantang serta dua orang lainnya merupakan warga Jorong Lu­buak Limpato. Salah seorang tersangka yang ditangkap saat menjalani pemeriksaan menyebutkan bahwa ia dan dua orang rekan lainnya melakukan aksi tersebut di pagi hari sebelum petugas res­mi karcis masuk ke Lembah Harau bertugas.

“Kami melakukannya di pagi hari sekitar jam 7 sebelum petugas resmi datang. Per orang biasanya kami minta lima ribu rupiah,” aku SB kepada penyidik.

Hingga kini ketiga tersangka masih menjalankan pemeriksaan di Mapolres Limapuluh Kota kawasan Ketinggian Kecamatan Harau, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. (uus)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional