Menu

3 Mucikari ”Jual” Siswi SMA di Rumah Kos

  Dibaca : 667 kali
3 Mucikari ”Jual” Siswi SMA di Rumah Kos
JUAL WANITA MUDA— Tiga orang mucikari ditangkap Polres Agam karena memperdagangkan wanita muda di kawasan Lubukbasung, Agam, Rabu (13/5) malam.

AGAM, METRO
Sat Reskrim Polres Agam meringkus tiga orang yang diduga sebagai mucikari yang melakukan aktivitas ekploitasi atau perdagangan perempuan di bawah umur saat pemberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kabupaten Agam, Rabu (13/5) sekitar pukul 20.30 WIB. Penggerebekan dilakukan pada sebuah rumah kos di Lubukbasung.

Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan didampingi Kasat Reskrim Polres Agam, Jumat (15/5) saat konferensi pers mengatakan, penangkapan tiga mucikari berawal dari informasi masyarakat Lubukbasung yang sudah resah dengan kelakukan mereka. Begitu gamblang melakukan perdagangan anak atau bisnis lendir di bulan suci Ramadhan. Anak yang dilibatkan, kebanyakan masih berstatus pelajar SMA.

Kemudian Jajaran Sat Reskrim yang mendapatkan informasi tersebut langsung melakukan penyelidikan serta penyidikan tentang informasi tersebut. Usai melakukan penyelidikan, Jajaran Sat Reskrim, Rabu malam mengungkap kasus eksploitasi anak di sebuah rumah kos di Lubukbasung.

”Dalam pengungkapan kasus lendir tersebut kita mengamankan ketiga pelaku, dua perempuan YP (18), IPS (20) dan laki-laki RP (26) di sebuah rumah kos di Simpang Tembok, Kecamatan Lubukbasung. Saat penangkapan YP dan IPS keduanya sedang berada di teras rumah kos.

Polisi sempat menyaksikan saat seorang tamu datang dan terjadi tawar-menawar dengan IPS. Uang diserahkan ke RP dan menyuruh korban untuk masuk ke rumah kos. Di dalam kamar, itulah diduga menjadi lokasi eksekusi. Korban adalah seorang siswi SMA setempat. Meski mereka mengaku baru pertama kali melakukan aktivitas haram itu, tentunya polisi tak begitu saja percaya.

”Pada saat bersamaan itulah, anggota Sat Reskrim langsung melakulan penggerebekan di rumah kos tersebut. Selanjutnya pelaku berserta barang bukti berupa uang tunai Rp250 dan tiga unit ponsel berhasil diamankan,” ujarnya

Usai diamankan ketiga mucikari bersama barang bukti langsung digelandang ke Mako Polres Agam untuk diproses lebih lanjut. “Saat sekarang ini kita terus mendalami kasus ini. Tiga mucikari tersebut disangkakan Pasal 76i jo Pasal 88 UU Perlindungan Anak. Ini kasus perdana di wilayah hukum Polres Agam. Para pelaku diancam kurungan penjara paling lama 10 tahun,” tutup Kapolres. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

IKLAN

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional