Menu

3 Kali Dikembalikan ke Polisi, Berkas Kasus Penembakan Deki Susanto Belum Lengkap

  Dibaca : 548 kali
3 Kali Dikembalikan ke Polisi, Berkas Kasus Penembakan Deki Susanto Belum Lengkap
Fadlul Azmi, Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejati Sumbar

PADANG, METRO
Berkas kasus penembakan yang dilakukan oknum Polisi yang mengakibatkan korban Deki Susanto di Solok Selatan (Solsel) meninggal dunia, untuk ketiga kalinya dikembalikan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatra Barat (Sumbar) kepada penyidik Polda Sumbar.

Dikembalikannya berkas perkara tersebut lantaran Kejati Sumbar lantaran dinilai belum lengkap, sehingga Kejati Sumbar meminta penyidik Polda Sumbar untuk melengkapi kembali berkar perkara tersebut.

Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejati Sumbar Fadlul Azmi mengatakan, pihaknya mengembalikan berkas perkara kasus dugaan penembakan itu karena masih ada sejumlah petunjuk yang belum dilengkapi oleh penyidik. Dalam artian, berkas tersebut dinyatakan belum lengkap sehingga harus disempurnakan.

“Karena masih terdapat kekurangan maka berkasnya harus dilengkapi dulu, seperti keterangan pada saksi ahli. Ada dua petunjuk dari kami yang belum dilengkapi, jadi kami kembalikan lagi agar dilengkapi,” kata Fadlul Azmi ketika ditemui wartawan, Selasa (18/5).

Disebutkannya, berkas tersebut dikembalikan pada pekan lalu. Saat ini, pihaknya masih menunggu berkas tersebut dikembalikan oleh penyidik. “Sedangkan untuk tersangka, masa tahanannya masih diperpanjang,” ungkanya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto mengatakan, pihaknya menargetkan berkas tersebut lengkap atau P21 dalam satu pekan mendatang. Untuk bolak balik berkas, sudah yang ketiga kalinya.

“Saat ini penyidik terus berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan agar berkas ini dapat dilengkapi segera. Tentunya penyidik akan segera melengkapinya sesuai dengan petunjuk jaksa,” kata Satake.

Terpisah, kuasa hukum korban, Guntur Abdurrahman, berharap agar kasus secepat diselesaikan oleh penegak hukum. “Kami agar kasus ini tidak terlalu, dan secepatnya selesai,”tegasnya.

Diketahui, Deki Susanto merupakan korban penembakan oleh oknum polisi di kediamannya di Kampung Palak, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan pada (28/1) lalu.

Saat itu, Deki ditembak polisi saat hendak ditangkap karena ia tercatat dalam daftar pencarian orang (DPO) oleh polisi dalam kasus perjudian. Deki ditembak tepat di bagian kepala belakang hingga tembus ke pipi.

Dari keterangan polisi, Deki ditembak karena melawan petugas polisi dengan senjata tajam. Kemudian dibantah oleh pihak keluarga yaitu istri korban yang mengatakan suaminya sengaja dibunuh.

Hal tersebut dibuktikan dengan rekaman video yang direkamnya sendiri saat ia menyaksikan secara langsung insiden itu. Dari penyelidikan Bid Propam dan Irwasda Polda Sumbar serta gelar perkara pada Minggu (30/1/2021) ditetapkan satu orang tersangka.

Tersangka tersebut adalah Brigadir KS, anggota Polri yang bertugas di Satuan Reserse Kriminal Polres Solok Selatan. Dia yang diduga telah menembak Deki Susanto. Tim penyidik Polda Sumbar telah memeriksa sebanyak 11 orang saksi dalam kasus ini, termasuk istri korban. (hen)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional