Menu

3 Hari Hilang, Bambang Mengambang di Sungai

  Dibaca : 193 kali
3 Hari Hilang, Bambang Mengambang di Sungai
EVAKUASI KORBAN—Kapolsek Koto Agung Sitiung, Iptu Hendriza bersama BPBD Dharmasraya, Satpol PP dan warga mengevakuasi jasad Bambang (37) dari Sungai.

DHARMASRAYA, METRO
Hanyut dari wilayah Kabupaten Solok Selatan dan dinyatakan hilang sejak tiga hari yang lalu, Bambang (37) ditemukan tewas mengambang di aliran Sungai Batang Hari, Jorong Pulai Nagari Sitiung, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, Kamis (26/11).

Namun, saat ditemukan, warga setempat yang berbondong-bondong datang ke lokasi, tak ada satupun yang mengenali korban. Apalagi, juga tidak ada laporan orang hanyut sejak sepekan belakangan. Warga pun selanjutnya melaporkan penemuan mayat mengambang itu ke pihak terkait.

Tak lama berselang, petugas Polsek Sitiung Koto Agung, Satpol PP Damkar, dan BPBD Dharmasraya tiba di lokasi. Setelah dilakukan identifikasi dan koordinasi dengan Kabupaten tetangga, akhirnya terungkap kalau korban merupakan warga Jorong Sampu, Nagari Lubuk Gadang Utara, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan yang sudah dinyatakan hilang.

Kasat Pol PP dan Damkar Dharmasraya, Safrudin melalui Kabid Tarntibum Satpol PP dan Damkar setempat, Yunisman mengatakan, usai ditemukan Tim SAR dan Polsek Sitiung serta dibantu warga sudah mengevakuasi jasad korban dari lokasi ke RSUD Sungai Dareh untuk divisum

“Informasi yang didapat dari Kalaksa BPBD Solok Selatan ada warga dari Padang Aro, Kabupaten Solok Selatan yang hanyut dan belum ditemukan. Kampung kecilnya Sampu dan kabarnya hanyut bertiga bersama temannya. Dua orang sudah ditemukan Batang Bangko,” ujarnya.

Ditambahkannya, korban bernama Bambang (37) yang hanyut sejak Selasa (24/11), sekira pukul 16.30 WIB, saat korban memancing bersama tiga rekannya. Saat ini pihak keluarga dan tim BPBD dari Solok Selatan tengah menuju ke RSUD Sungai Dareh Dharmasraya, untuk menjemput jenazah..

Sementara itu, Kapolres Dharmasraya, AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah, melalui Kapolsek Koto Agung Sitiung, Iptu Hendriza menyebut, pihaknya akan melakukan visum terhadap jenazah untuk mengetahui penyebab kematian korban.

“Kita tentu tetap melakukan visum, untuk memastikan apa penyebab kematian korban ini. Meskipun ada yang mengatakan korban ini hanyut karena mancing dan warga dari Sampu,” pungkasnya. (g)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional