Menu

3 Bulan Diburu, Pencuri 18 Unit Laptop Sekolah Diciduk di Kabupa­ten Pasaman

  Dibaca : 133 kali
3 Bulan Diburu, Pencuri 18 Unit Laptop Sekolah Diciduk di Kabupa­ten Pasaman
ENCURI DITANGKAP— Pelaku R (25) yang terlibat aksi pencurian laptop milik SMPN 2 Panti ditangkap jajaran Satreskrim Polres Pasaman.

PASAMAN, METRO–Tiga bulan lebih melaku­kan penyelidikan, Satreskrim Polres Pasaman menangkap satu dari dua pelaku pencu­rian 18 unit laptop yang tejadi di SMPN 2 Panti Kuamang, Kecamatan Panti, Kabupa­ten Pasaman pada Minggu (12/9) sekitar pukul 14.00 WIB. Sedangkan satu rekan­nya masih buron.

Pelaku diketahui berini­sial R (25) yang diamankan petugas di kediamanya Jo­rong Kuramang, Nagari Pan­ti Timur, Kecamatan Pan­ti dengan barang bukti dua unit laptop. Sedangkan 16 unit lagi masih dilacak keberadaan­nya oleh Sat­res­krim Polres Pasaman lanta­ran sudah dijual oleh pelaku.

Kapolres Pasaman AKBP Dedi Nur Adriansyah melalui Kasat Reskrim Pol­res Pasaman Iptu Nofrizal mengatakan, aksi pencu­rian itu terjadi pada Kamis (27/5) sekira pukul 10.00 WIB di dalam gudang SM­PN 02 Panti. Setelah mene­rima laporan dari pihak sekolah, pihaknya terus melakukan penyelidikan hingga terungkap kalau pelaku R terlibat.

“Dari hasil olah TKP dan keterangan dari saksi-saksi, kita mendapatkan infor­ma­s­i kalau pelaku R ini terli­ba­t dalam aksi pencu­rian laptop sekolah itu. Kita pun lang­sung menangkap pela­ku R di kediamannya,” ung­kap Iptu Nofrizal, Senin (13/9).

Dijelaksannya, dari pe­nangkapan R, pihaknya ju­ga menyita barang bukti dua unit laptop merek To­shiba dan Acer. Sedangkan sisanya 16 laptop sedang­kan dalam daftar penca­rian barang, lantaran su­dah berhasil dijual oleh pelaku.

“Bahkan, dari kete­ra­ngan R, aksi pencurian itu juga melibatkan rekannya. Kita pun berusaha men­datangi kediamannya, te­tapi rekan pelaku ini tidak berhasil ditemukan,” kata Iptu Nofrizal.

Iptu Nofrizal menutur­kan, pihaknya saat ini ma­sih terus melacak kebera­daan rekan pelaku. Diduga, rekan pelaku sudah kabur, namun pihaknya akan te­rus memburunya dan bah­kan sudah menetap­kan­nya dalam daftar pen­ca­rian orang (DPO).

“Identitas rekan pelaku sudah kita kantongi dan sudah DPO. Terhadap pe­laku R akan kita jerat de­ngan Pasal 363 KHUP de­ngan maksimal tujuh tahun penjara dan saat ini di­lakukan penahanan ba­dan,” pungkasnya. (mir)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional