Close

28 Kios di Pasar Aur Tajungkang Terbakar, Polisi Pasangi Police Line, Pemko Berupaya Carikan Solusi

PASAR TERBAKAR— Kondisi Pasar Aur Tajungkang yang mengalami kebakaran, Selasa pagi (16/11).

BUKITTINGGI,METRO–Puluhan kios di Pasar Aur Tajungkang, , Kelurahan Aur Tajungkang Tangah Sawah, Kecamatan Guguak Panjang, Kota Bukittinggi ludes dilahap si jago merah, pada Selasa (16/11) Sekitar 06.20 WIB. Kebakaran itu sontak mem­buat pedagang mau­pun pengunjung pasar di­buat panik.

Apalagi, kebakaran itu terjadi saat aktivitas pasar sedang ramai lantaran terjadi pagi hari. Meski pedagang sudah berupaya memadamkan api dengan alat seadanya, namun api dengan cepat menyebar dari satu kios ke kios lainnya lantaran sebagian besar kios yang terbakar merupaka jualan pakaian bekas.

Sebanyak sembilan mo­bil pemadam kebakaran dari Bukittinggi dan Kabupaten Agam dikerahkan ke lokasi untuk mempercepat pemadaman agar kebakaran tersebut tidak meluas. Hampir dua jam berjibaku, petugas Damkar pun berhasil memadamkan api.

Sementara, Polisi juga datang ke lokasi mema­sang police line untuk kepentingan penyelidikan untuk mengungkap penye­bab pasti kebakaran dan mencegah terjadinya penjarahan. Hingga kini, belum diketahui dari mana sumber api yang membakar puluhan kios di pasar tersebut.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bukittinggi, Martius Bayu mengatakan, kebakaran yang terjadi di Pasar Aur Tajungkang meludeskan 28 kios yang terdiri dari 19 petak kios pakaian bekas, satu  petak kios elektronik bekas, delapan petak kios penjual dandang aluminium.

“Upaya pemadaman ini dilakukan oleh enam armada Damkar Bukittinggi dan dibantu  tiga unit armada dari Damkar Kabupaten Agam. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.00 WIB. Usai di padamkan petugas damkar masih melakukan proses penyi­raman atau pendinginan di sekitar lokasi kebakaran menghindari api susulan,” ungkap Martius Bayu.

Dijelaskan Martius Ba­yu, selama proses pemadaman, pihaknya tidak menemukan kendala yang berarti. Namun, karena kebakaran terjadi di pasar, pihaknya harus bekerja maksimal agar api tidak menyebar ke kios-kios lainnya.

“Dari kasus kebakaran ini Tidak ada menelan korban jiwa, namun kerugian diperkirakan mencapai Rp 700 juta. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian,” ungkap Martius Bayu.

Pemko Carikan Solusi

Beberapa jam pascakebakaran Pasar Aur Tajungkang, Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi langsung melakukan rapat koor­dinasi, di Kantor Dinas Pasar, Pasar Bawah, Selasa (16/11). Rapat dipimpin langsung oleh Sekda Bukittinggi, diikuti SKPD terkait.

Sekda Bukittinggi, Martias Wanto menjelaskan, kebakaran terjadi sekitar 06.00 WIB, setelah mendapat informasi dari mas­ya­rakat, petugas damkar Bukit­tinggi langsung turun ke lokasi untuk memadamkan api.

“Kita mendukung Polres Bukittinggi untuk segera melakukan penyelidikan di lokasi kebakaran, sehingga penyebab kebakaran bisa diungkap. Selama penyelidikan tidak satupun yang boleh ada di lokasi selain dari Polres Bukittinggi,” ungkap Martias Wanto.

Ditegaskan Martias Wan­to, untuk pedagang, se­suai arahan Wali Kota, pihaknya segera dilakukan pertemuan untuk memu­sya­warahkan bersama pe­da­gang untuk mencarikan lokasi penampungan sementara.

“Setelah pihak Polres selesai melakukan penyelidikan, pihak Pemko Bukittinggi, akan segera mela­kukan pembersihan. Pemko Bukittinggi akan berupaya semaksimal mungkin, untuk mencarikan solusi terbaik untuk pedagang,” tegasnya. (pry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top