Menu

25 Persen ASN Pemko Pa­dang Ngantor di Rumah

  Dibaca : 126 kali
25 Persen ASN Pemko Pa­dang Ngantor di Rumah
Arfian

AIA PACAH, METRO–Kepala Badan Kepe­ga­waian dan Pengem­bangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ko­ta Padang, Arfian me­mas­tikan Pemko Pa­dang sudah mulai me­ne­rapkan work from home (WFH) sejak hari pertama pari pertama pengetatan Pem­berla­kuan Pembatasan Ke­gia­tan Masyarakat (PPKM) skala mikro di Kota Padang, Kamis (8/7). ASN yang bekerja di kan­tor hanya 25 persen saja.

“WFH sudah kita terap­kan mulai Kamis ini. WFH akan berlangsung sampai 20 Juli mendatang,” kata Arfian.

Ia menjelaskan, seba­nyak 75 persen dari ASN Pemko Padang bekerja di rumah. Hanya 25 persen yang masuk kantor. Ke­cuali OPD yang mengurus pela­yanan publik seperti ru­mah sakit atau pus­kes­mas, Dis­dukcapil. Pe­tugas yang me­la­yani ma­sya­rakat ha­rus selalu ha­dir dengan tetap mene­rapkan  proto­kol kese­hatan yang ketat.

Pengaturan sistem ker­ja work from home ini, terang Arfian, diserahkan sepenuhnya pada kepala OPD masing-masing. Me­reka yang mengatur ASN yang masuk dan bekerja setiap harinya secara ber­gan­tian.

“Pertukarannya bisa saja seminggu atau per tiga hari. Tergantung pimpinan OPD masing-masing,” tandas Arfian lagi.

Pantauan POSMETRO, kemarin di kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH), se­bagian ASN terlihat ma­suk kerja. Salah seorang ASN mengatakan bahwa pada Senin, dirinya menda­pat jadwal WFH. “Maka­nya, kerja yang tak bisa dikerjakan di rumah, dise­lesaikan dulu sekarang, karena Senin  depan, jad­wal saya WFH,” tandas­nya. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional