Close

25 Pedagang sudah Dites Swab, Puskesmas Andalas Kekurangan Tenaga Medis

TES SWAB— Salah seorang masyarakat tengah melakukan tes swab di Puskesmas Andalas, Kecamatan Padang Timur.

ANDALAS, METRO
Puskesmas Andalas di Kecamatan Padang Timur telah melakukan tes swab sebanyak 25 orang pedagang Pasar Raya Padang. Tes swab ini dilakukan sebagai antisipasi dan memutus mata rantai Covid-19 di klaster Pasar Raya.

Kabag Tata Usaha Puskemas Andalas Mardia Nelisna mengatakan, umumnya yang datang ke puskesmas tersebut yaitu berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota (DKK) Padang. “Tes swab telah dilakukan selama dua hari, sejauh ini kami telah melayani sekitar 25 orang, lalu ditambah dengan pegawai Dinas Perdagangan sekitar 14 orang,” ujarnya, Selasa (12/5).

Ia menambahkan, yang dipanggil untuk melakukan tes swab ini ialah pedagang yang pernah melakukan kontak dengan orang terinfeksi Covid-19. Data yang diberikan oleh DKK, selanjutnya dilakukan pemanggilan terhadap orang tersebut. Setelah itu dilakukan tes swab dan menunggu hingga ke luar hasil tesnya.

Mardia menyebutkan, saat ini Puskesmas Andalas tengah kekurangan tenaga untuk melakukan swab. Ia pun juga menjelaskan untuk, pelayanan umum dan infeksius, saat ini pelayanannya dibatasi. “Kalau seandainya sudah gawat baru kita layani, mengingat dengan kondisi seperti saat ini. Untuk pelayanan tes swab seharinya bisa kita layani sebanyak 30 orang sehari,” tukasnya.

Sementara itu, salah seorang petugas Puskesmas Andalas, Nalla menjelaskan tujuan dari swab adalah untuk mengetahui apakah orang tersebut terinfeksi Covid-19 atau tidak. Teknisnya yakninya dengan cara mengambil cairan di hidung dengan alat khusus. “Setelah cairannya diambil, lalu kita kirim ke lab dan selanjutnya menunggu hasil, kemungkinan 3 hingga 5 hari,” terangnya.

Ia menyebutkan, untuk pelayanan tes swab ini dimulai dari pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. “Kami mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan tes swab, agar datang tepat waktu,” tuturnya.

Dari pantauan POSMETRO di lapangan, untuk animo masyarakat yang melakukan swab sangatlah tinggi. Bahkan masyarakat datang sendiri untuk melakukan pendaftaran. Hal inilah yang terlihat di Puskesmas Andalas. Para pedagang Pasar Raya tampak antre untuk masuk ke ruangan tes swab dan dilakukan pemeriksaan.

Salah seorang pedagang, yakninya Azhari (64) yang keseharian berjualan baju di Pasar Raya Padang mengaku, ingin mengetahui apakah ia terinfeksi Covid-19 atau tidak.  “Saya dikasih tahu oleh petugas Dinas Perdagangan untuk datang ke puskesmas guna melakukan tes swab. Saya ingin memastikan kondisi kesehatan juga, apakah saya terpapar atau tidak oleh virus Covid-19,” tandasnya.

Rencananya, ada 1.100 pedagang yang akan menjalani tes swab. Terdiri dari, 1.000 pedagang Pasar Raya Padang dan 100 pedagang Pasar Bandabuek. Tes swab ini dilakukan untuk memutus mata rantai Covid-19 di kedua pasar tersebut.

Kepala DKK Padang, Feri Mulyani berharap, dengan dilakukan tes swab, kasus positif pada pedagang yang tanpa gejala dapat terdeteksi. Sehingga diharapkan cepat dilakukan isolasi kepada para pedagang dan dapat memutus penularan dari wabah Covid-19 ini. (cr1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top