Close

25 Kg Daun Ganja Kering Dimusnahkan di Pasaman Barat

MUSNAHKAN— Bupati Pasbar H.Hamsuardi didampingi Kapolres Pasbar AKBP Aries Purwanto, Advokat Kasmanedy manaruh ganja kering ke dalam tempat pemusnahan untuk dibakar, Senin (18/10).

PASBAR,METRO–Bupati Pasaman Barat (Pasbar), Hamsuardi dan Wakil bupati Risnawanto berkomitmen untuk mendukung pemberantasan Narkoba di Pasaman Ba­rat. “Kita sokong BNNK Pas­bar dan Polres untuk membersihkan negeri kita dari Narkoba. Kita minta seeluruh Kepala OPD Pemkab Pasbar, camat ikut mendorong dan membantu pemberantasan Narkoba di Pasbar,” kata Hamsuardi saat pemusnahan barang bukti  (BB) Narkoba jenis ganja kering di halaman kantor bupati, Senin (18/10).

Menurut bupati, bukti komitmen Pemkab Pasbar, dalam memberantas Nar­koba di bumi mekar tuah basamo, pihaknya punya program Nagari Bersih Narkoba (Bersinar) yang didukung melalui anggaran nagari.

“Secara anggaran kita bersama DPRD siap membantu BNNK Pasbar untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan Narkoba agar Pasbar bersih dari Narkoba,” kata Hamsuardi.

Dia mengatakan bahwa pemberantasan narkoba adalah tanggungjawab bersama baik pemerintah daerah, Polri, TNI, BNNK dan masyarakat. “Ini tanggungjawab kita semua dunia akhirat,” kata bupati Hamsuardi.

Dia menyebutkan bahwa generasi muda adalah harapan bangsa yang akan menerima estapet pe­mim­pin masa depan. “Masih banyak sasaran Narkoba yang belum tertangkap. Hari ini sekitar 50 Kg yang tertangkap besok bisa jadi akan bertambah,” katanya.

Untuk mengantisipasi peredaran narkoba yang masuk dari Sumatera U­tara, kata bupati, Pemkab Pasbar akan membuat pos di perbatasan pintu masuk Pasbar di utara.

Di samping itu, bupati juga meminta kafe-kafe malam agar dibersihkan dari penyakit masyarakat seperti minuman keras dan prostitusi yang bisa jadi tempat memakai Narkoba.  “Mari bersama-sama mem­bersihkan Pasaman barat dari penyakit masya­rakat,” imbuh Hamsuardi.

Selain itu, Kapolres Pas­bar AKBP, Aries Purwanto menyampaikan bah­­wa pemberantasan Nar­­koba bukan hanya tugas BNNK dan Polres, namun tugas dan tanggung jawab semua pihak. Dampak narkoba, kata dia, selain membahayakan ma­syakat banyak juga dapat mempengaruhi dan merusak generasi penerus. “Un­­tuk itu perlu kerjasama kita semua untuk membe­rantas narkoba di Pasaman Barat,”tegasnya.

Sementara itu, Kepala BNNK Pasbar, Irwan Effenry menyebutkan pihaknya berkomitmen untuk memberangus Narkoba di Pasbar berkat sinerji dan so­kongan semua pihak. “Te­rima kasih kepada Pemkab Pasbar, Polres dan jajaran yang telah mendukung pengungkapan kasus Nar­koba di Pasaman Barat. Saat ini kita memusnahkan 50 Kg ganja kering dengan tiga tersangka, dari kasus pengungkapan ganja di Tamiang Kecataman Ra­nah Batahan atas kerjasama BNNK Pasbar dan BNN Provinsi Sumbar,” katanya.

Ia menyebutkan, tersangka dijerat dengan UU Narkoba Nomor  35 tahun 2009 dengan ancaman pa­ling singkat 6 tahun penjara dan paling lama 20 tahun. “Kita himbau kepada ma­syarakat yang sadar akan bahaya narkoba untuk men­­datangi BNNK Pasaman Barat untuk direhabilitasi, tetapi kalau bandar narkoba yang tak mau sadar maka kita akan komit untuk menegakkan hukum,” kata Irwan Effenry.

Hadir dalam pemusnahan barang bukti Narkoba tersebut, Kabid Narkoba BNN Provinsi Sumbar Kombes Pol Hendra, Forkopimda, Kepala OPD Pem­kab Pasaman Barat, dah staf pada jajaran BNNK Pasbar. (end)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top