Menu

24 SPBU Ditera Ulang, Andree: Pengusaha Jangan Nakal dan Rugikan Konsumen

  Dibaca : 115 kali
24 SPBU Ditera Ulang, Andree: Pengusaha Jangan Nakal dan Rugikan Konsumen
ANTREAN— Pengendara antrean mengisi BBM di SPBU Sawahan. Tahun ini, Disdag Padang melakukan tera ulang terhadap mesin ukur SPBU.

AIAPACAH, METRO
Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Padang setiap tahunnya selalu melakukan tera ulang terhadap seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Dengan tujuan agar masyarakat yang melakukan pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak dirugikan.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Andree Algamar menyebutkan, kegiatan tera ulang dilaksanakan UPT Metrologi Legal Disdag Padang, rutin dilaksanakan setiap tahun. Kegiatan ini tidak dilaksanakan terjadwal, tapi dilaksanakan secara acak.

Meski pandemi Covid-19 masih belum reda, layanan tera/tera ulang oleh UPTD Metrologi Legal Kota Padang tentunya tetap dengan menjalankan protokol kesehatan seperti memakai masker, selalu mencuci tangan, dan tetap menjaga jarak dengan orang lain.

Seluruh SPBU, kata Andre, wajib tanpa terkecuali melakukan tera ulang  terhadap Pompa Ukur BBM sesuai dengan SK Direktur Jenderal Standardisasi dan Perlindungan Konsumen Nomor. 134/SPK/KEP/10/2015, Tanggal 19 Oktober 2015 tentang Syarat Teknis Meter Bahan Bakar Minyak Dan Pompa Ukur Elpiji.

“Secara teknis, pelaksanaan tera ulang pompa ukur BBM sudah memenuhi ketentuan yang berlaku dan telah “DISAHKAN”dengan membubuhkan Cap Tanda Tera (CTT), apabila sudah dilakukan tera ulang terhadap petugas. Tahun ini ada 24 SPBU yang bakal kita tera ulang,” ujarnya, Kamis (4/1)

Selain SPBU, petugas Disdag Padang kata Andre juga akan melaksanakan tugas tera ulang seluruh timbangan pedagang di seluruh pasar di Kota Padang, baik itu Pasar Raya Padang maupun pasar satelit.

Selain mencegah agar konsumen tidak dirugikan oleh pedagang, juga sesuai dengan firman Allah SWT dalam Al Quran.

“Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang, (yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi.”(QS. Al-Muthaffifin [83]: 1-3).

Dalam ayat lain kata Andre disebutkan Firman Allah SWT,” menegaskan kepada umat Islam untuk tidak sekali-kali mengurangi takaran timbangan. Hal itu sebagaimana Allah tegaskan dalam Alquran “Dan tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu” (QS ar-Rahman [55]: 9).” ungkap alumni STPDN itu.

Pria yang juga Ketua Pengcab PGSI Kota Padang itu  mengimbau kepada pengusaha SPBU dan pedagang pasar untuk selalu berlaku jujur dalam melaksanakan kegiatan jual beli, sehingga masyarakat tak ada yang merasa dirugikan. Jangan nakal dan merugikan konsumen. (hen)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional