Menu

24 Kios di Pasar Baso Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 2,5 Miliar

  Dibaca : 129 kali
24 Kios di Pasar Baso Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 2,5 Miliar
KEBAKARAN— Kebakaran melanda Blok G Pasar Baso, Kabupaten Agam dan meludeskan 24 unit kios berikut dengan barang dagangan.

AGAM,METRO–Usai Pasar Bawah Kota Bukittinggi terbakar, kini giliran Blok G Pasar Baso yang terletak di jalan lintas Bukittinggi-Payakumbuh, Nagari Tabek Panjang, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam yang dilanda kebakaran pada Selasa dini hari  (14/9) pukul 2.30 WIB.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun kebakaran itu meludeskan 24 petak kios di pasar tersebut. Bahkan, kobaran api yang begitu besar, juga sempat membuat pemilik kios lainnya yang berdatangan ke lokasi dibuat panik, karena takut api terus melanjalar, sehingga mereka berusaha menyelamatkan barang dagangannya.

Saking besarnya kobaran api, pihak Damkar Agam mengerahkan delapan unit mobil pemadam ke lokasi untuk mempercepat proses pemadaman api yang membakar bangunan kios dan barang-barang dagangan milik pedagang. Hampir 2  jam berjibaku, kebakaran itu pun berhasil dipadamkan pada pukul 04.30 WIB.

Komandan Regu E Pemadam kebakaran, Kabupaten Agam, Alex Yohendri, pihaknya mengerahkan delapan armada dari Kabupaten Agam, Kota Bukittinggi, Kota Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Padangpanjang diterjunkan untuk memadamkan kebakaran yang melanda pasar tradisional tersebut.

“Kobaran api membuat seluruh petugas pemadam kebakaran berjibaku untuk menjinakan api. dalam kurun waktu dua jam, api sudah bisa dijinakkan sehingga tidak menjalar ke permukiman warga  sekitar tempat itu,” ungkap Alex.

Menurut Alex, untuk sementara kasus kebakaran ini sudah ditangani oleh Unit Identifikasi Polres Bukittinggi untuk menyelidiki penyebab pasti datangnya api. Namun, sesuai keterangan beberapa saksi,di lokasi api ini berasal dari sebuah kios yang sudah ditinggal pemiliknya.

“Api diduga bersumber dari sebuah kedai. Api kemudian begitu cepat menjalar dan membesar membakar kedai permanen sebanyak 24 petak kios. Kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 2,5 miliar,” ungkap Alex.

Sementara, Kapolres Bukittinggi, AKBP Dody Prawiranegara mengatakan, dari keterangan saksi mata, api muncul bermula dari salah satu kios. Api muncul di atap kios kemudian menjalar ke beberapa kios lainnya.

“Salah seorang saksi sedang menuju arah pulang menuju rumah, dimana rumah saksi berada tidak jauh dari lokasi kejadian kebakaran.Pada saat perjalanan, saksi melihat api sudah membakar atap bangunan salah satu kios di lokasi pasar,” ungkap AKBP Dody.

Dijelaskan AKBP Dody, masing-masing blok, kata dia, terdiri dari delapan kios berukuran 3×3 meter. Kios yang terbakar merupakan milik pedagang kain, PMD, eletronik, kasur, pecah belah, pupuk, dan santan kelapa.

“Jumlah keseluruhan terbakar 24 Kios. Bangunan berbentuk permanen dengan luas bangunan keseluruhan kios yang terbakar 40×10 meter. Saat ini kita sudah menurunkan tim untuk menyelidiki penyebab pasti kebakaran Pasar Baso ini,” tegasnya.

Siapkan Penampungan Sementara

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Agam, Dedi Asmar mengatakan, pedagang yang terdampak kebakaran berjumlah 19 orang. Kios pedagang terbakar sebanyak 24 unit.

“Kami sudah siapkan untuk penampungan sementara. Tapi perlu juga didiskusikan kembali dengan pedagang yang terdampak kebakaran agar mereka tetap nyaman nantinya di tempat penampungan sementara,” kata Dedi

Menurut Dedi, lokasi penampungan sementara ini juga menunggu kesepakatan pedagang. Apakah pedagang memiliki stok barang yang tersedia di rumah atau habis di kios mereka.

“Kami akan mendudukkan dengan pedagang. Langkah awal sudah dilakukan. Ditinjau Pak Bupati dan juga mendapatkan bantuan dari Pemda. Mudah-mudahan bisa meringankan pedagang,”pungkasnya (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional