Menu

23 Pemandu Karaoke Diamankan Petugas di Pasbar, Pemilik Terancam Denda Rp20 Juta

  Dibaca : 275 kali
23 Pemandu Karaoke Diamankan Petugas di Pasbar, Pemilik Terancam Denda Rp20 Juta
PEMANDU KARAOKE-23 wanita pemandu karaoke di giring ke Mako Satpol PP Pasaman Barat dari empat tempat karaoke di wilayah tersebut, Jumat (9/7) dinihari.

PASBAR, METRO–Sebanyak 23 orang pemandu karaoke diamankan, tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja Kabu­paten Pasaman Barat, (Pasbar) dan Sat Pol PP provinsi, di em­pat kafe tempat karaoke di Pasbar Jumat (9/7) dinihari.

”Mereka kita amankan dalam razia yang dilaku­kan pada Kamis (8/7) malam sampai Jumat dinihari,” kata Plt Kasat Pol PP Pasbar, Saparuddin didampingi Kabid Trantibum tranmas Handoko kemarin.

Ia mengatakan razia diilakukan di empat kafe yakni di Kafe Cahaya Jambak, Kafe Nuansa Batang Lingkin, Kafe Ningsih Batanv Lingkin dan di pakter tuak di Jambak.

Dari razia yang dilakukan Satpol PP bersama Satpol PP Provinsi Sumbar dan Polres Pasbar, mengamankan 23 orang pemandu karaoke dan satu pasang pengunjung yang sedang berkaraoke.

”Saat ini terhadap yang diamankan sedang dilakukan pemeriksaan dan introgasi. Selain itu juga dilakukan tes usap atau tes swap COVID-19,” katanya.

Menurutnya razia yang dilakukan dalam rangka menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 tahun 2017 perubahan Perda Nomor 13 tahun 2018 tentang keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sanksi dari Perda itu untuk perorangan tiga bulan kurungan atau denda Rp 1.500.000 dan pemilik tempat dengan sanksi tiga bulan kurungan atau denda Rp20 juta.”Mengenai sanksi ini tentu menunggu hasil pemeriksaan,” katanya. .

Dari yang diamankan, katanya paling rendah berumur 19 tahun dan paling tua berumur 49 tahun. Dari total 25 orang itu berasal dari lima orang warga Pasbar, dan sisanya dari luar daerag seperti dari Payakumbuh, Padang Panjang, Tanah Datar, Sijunjung, Mentawai, Jambi, Palembang, Bengkulu, Medan dan Jawa.3

Sementara itu Bupati Pasbar, Hamsuardi saat meninjau wanita yang dimankan di Kantor Satpol PP pada Jumat (8/7) pagi berkomitmen memberantas penyakit masyarakat termasuk kafe yang memiliki room karaoke dengan menyediakan pemandu karaoke.

”Kafe yang menyediakan tempat karaoke atau room tidak boleh ada di Pasaman Barat ini. Izin tidak akan diberikan,” tegasnya.

Ia menyebutkan bagi pemandu karaoke yang diamankan akan membuat surat peryataan tidak akan mengulang kembali dan akan dipulangkan kerumah masing-masing bagi warga Pasbar.

”Bagi yang berasal dari luar akan diantar pulang sampai ke terminal di Kota Padang untuk pulang ke rumah masing-ma­sing,”tu­tupnya. (end)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional