Menu

2020, BNNK Sawahlunto Ungkap 4 Kasus

  Dibaca : 617 kali
2020, BNNK Sawahlunto Ungkap 4 Kasus
Jumpa Pers— Kepala BNN Kota Sawahlunto AKBP Erlis memberikan keterangan pers terkait pengungkapan kasus narkoba selama 2020.

SAWAHLUNTO, METRO
Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Sawahlunto menggelar jumpa pers mengekspose aktifitas BNNK selama 2020, Selasa (29/12). Kepala BNN Kota Sawahlunto AKBP Erlis, mengungkapkan ada tiga seksi yang selalu bersinergi dengan instansi dan elemen masyarakat, untuk memutus mata rantai penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Menurutnya, selama satu tahun 2020 Seksi Pemberantasan telah berhasil menekan Supply and Demand Reduction dengan mengungkap empat kasus narkotika. Yakni, 2 kasus ditangani BNN Kota Sawahlunto dan 2 kasus lagi ditangani BNN Provinsi Sumatera Barat.

”Dua kasus yang ditangani BNN Kota Sawahlunto terjadi pada Maret dan Agustus. Dari kedua kasus tersebut dapat disita narkotika sebanyak 6 paket kecil sabu. Kemudian ada dua kasus lagi yang telah terungkap tapi diserahkan ke BNN Provinsi, yaitu di bulan Agustus menggagalkan pengiriman paket ganja sebanyak 22 paket di Kabupaten Sijunjung dan dilanjutkan pengembangan ditemukan 36 paket besar lagi di Kabupaten Agam. Sehingga total paket besar ganja ada 53,1 kilogram dan pada November, BNN juga menangkap pelaku penyalahgunaan narkotika dan diserahkan ke BNN Provinsi.

Erlis juga menjelaskan bahwa pada Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat juga telah banyak memberikan sosialisasi mengenai bahaya narkotika terhadap anak-anak,  remaja, orang dewasa di berbagai instansi.  Ditambah dengan telah membentuk Desa Bebas Narkoba ( Desa Bersinar)  yang ada pada Desa Sijantang Kecamatan Talawi.

“Untuk Seksi Rehabilitasi semenjak tahun 2015 terdapat 19 anak dibawah umur yang telah direhabilitasi pada penggunaan zat adiktif, sepanjang tahun 2020 ada 16 orang dewasa yang direhabilitasi terkait kencanduan narkotika, dan layanan pasca rehabiltasi sebanyak 12 orang dewasa sepanjang tahun 2020. Ada 3 orang yang sudah dirujuk ke Pusat Rehabilitasi BNN di Batam,” ujar Erlis.

Di kesempatan itu Kepala BNN Erlis juga mengimbau warga Sawahlunto, Sijunjung dan Dhamasraya agar bila ada yang kecanduan dan perlu layanan rehabilitasi boleh menghubungi BNN Kota Sawahlunto. “Di sini kita selalu membuka pintu dan menerima dengan terbuka untuk kebutuhan rehabilitasi bagi warga yang kecanduan sesuai dengan asassment, semuanya gratis,” pungkas Erlis. (cr2)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional