Menu

2019, Target Investasi di Sumbar Rp4,3 Triliun, Sektor Pariwisata dan Energi Terbarukan jadi Andalan

  Dibaca : 68 kali
2019, Target Investasi di Sumbar Rp4,3 Triliun, Sektor Pariwisata dan Energi Terbarukan jadi Andalan
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno didampingi Maswar Dedi serahkan cinderamata kepada Prof. Ing Lorenzo Battisti, Ahli Turbin Tenaga Angin dan Air University Trento, Italia, setelah penjajakan kerjasama tahun 2018 lalu

Tahun 2019 ini, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Provinsi Sumbar menargetkan investasi di Provinsi Sumbar sebesar Rp4,3 triliun. Target ini meningkat dibandingkan target investasi tahun sebelumnya, yang hanya Rp4,1 triliun.

Kepala DPM PTSP, Maswar Dedi mengungkapkan, untuk memenuhi target tahun ini, DPM PTSP lebih memerioritaskan potensi investasi di sektor pariwisata dan energi terbarukan.

“Dua sekotr ini kita prioritaskan, arena potensinya yang sangat besar di Sumbar,” ujar Dedi, beberapa waktu lalu.

Dedi menambahkan, saat ini Pemprov Sumbar dan pemerintah kabupaten kota sedang fokus mengembangkan sektor pariwisata, sebagai sumber ekonomi daerah. Termasuk juga memanfaatkan potensi energi terbarukan di daerah.

Di sektor pariwisata, prioritas tahun ini, yakni potensi investasi pembangunan kawasan ekonomi khusus (KEK) Pariwisata Mandeh di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) dan KEK Mentawai di Taileleu, Pulau Siberut, Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Khusus KEK Mandeh, dikembangkan di lahan seluas 400 hektare di Bukik Ameh yang masuk dalam kawasan wisata bahari terpadu Mandeh. Kawasan itu membentang seluas 18.000 hektare dengan sejumlah pulau dan laut yang tenang.

Sementara, untuk KEK Mentawai direncanakan dibangun di lahan seluas 2.639 hektare. Yakni 80 persen dari areal itu sudah dibebaskan, sehingga bisa segera dikembangkan oleh investor untuk percepatan infrastruktur pariwisata.

Tidak hanya dua KEK tersebut. Potensi pariwisata di berbagai daerah lainnya di Sumbar yang belum terkelola dengan baik, juga menjadi target invetsasi tahun 2019 ini.

Untuk bidang energi terbarukan ini, Sumbar memiliki potensi yang cukup besar. Ada sekitar 17 titik geothermal (panas bumi) yang belum tergarap dengan potensi energi mencapai 1.600 MW.

Saat ini, PT Supreme Energi Muara Laboh, menggarap potensi yang ada di Kabupaten Solok Selatan atau di sekitar kaki Gunung Kerinci, dan PT Hitay Daya Energy asal Turki menggarap potensi di kaki Gunung Talang, Kabupaten Solok.

Selain itu, dari hasil kunjungan kerja Gubernur Sumbar, Irwan prayitno ke beberapa negara juga ada investor lainnya yang berminat investasi di sektor energi terbarukan ini.

”Selain dua sektor ini, kami juga buka peluang investasi di bidang industri pengolahan, dan bidang yang lain,” katanya.

Lampui Target Investasi 2018

Pencapaian target investasi di tahun 2018 mampu melebihi target yang telah ditetapkan. Dari target sebesar Rp4,1 triliun, pencapaian investasi tahun 2018 lalu mampu mencapai Rp4,7 triliun. “Sepanjang tahun lalu realisasi investasi mencapai 112% di atas target,” ujar Dedi

Realisasi investasi itu didorong masuknya investasi dari luar negeri atau penanaman modal asing (PMA) yang mencapai 341 persen dari target, yakni sebesar US$180 juta, dari target US$52 juta. Untuk investasi dalam negeri atau PMDN, hanya Rp2,3 triliun dari target yang dipatok sebesar Rp3,4 triliun.

”Realisasi investasi asing yang cukup tinggi. Ini yang sangat membantu, karena investasi dalam negeri tidak mencapai target,” katanya.

Investasi itu mencakup bidang energi terbarukan dengan pemanfaatan potensi panas bumi atau geothermal yang kaya di Sumbar, sektor pariwisata, pekerbunanan, perikanan dan sektor lainnya.

Keberhasilan pencapaian melebihi target PMA ini jauh lebih tinggi, karena cara upaya yang dilakukan dengan ‘jemput bola’ menawarkan peluang investasi andalan Sumbar yang dapat dikembangkan ke beberapa negara. Sedangkan, untuk PMDN ini lebih banyak bergerak pada bidang industri makanan, perhotelan serta jasa.(**)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional