Menu

2018, Kunjungan Wisatawan ke Sumbar 8,1 Juta, 3 Iven Masuk Kalender Pariwisata Nasional

  Dibaca : 119 kali
2018, Kunjungan Wisatawan ke Sumbar 8,1 Juta, 3 Iven Masuk Kalender Pariwisata Nasional

KHATIB, METRO – Sektor pariwisata menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru di Sumbar. Berdasarkan catatan Dinas Pariwisata Sumbar, jumlah kunjungan wisatawan ke Sumbar pada 2018 lalu diperkirakan mencapai 8,1 juta orang. Angka ini melebihi dari target 8 juta orang.

Kondisi itu didukung oleh jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang terus meningkat. Kunjungan wisman mencapai 57.638 jiwa dan 8.073.070 wisatawan nusantara dari angka 8,1 juta tersebut.

”Peningkatan jumlah kunjungan itu tidak terlepas dari upaya pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan pariwisata lainnya untuk mempromosikan paket wisata,” kata Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Oni Yulfian, Selasa (22/1).

Oni menyebutkan, memasuki 2019, Kementerian Pariwisata telah menetapkan tiga agenda di Sumbar masuk dalam kalender pariwisata nasional, yaitu Pasa Harau Art dan Culture Festival pada 11 Agustus, Tour de Singkarak dan Festival Pesona Budaya Minangkabau pada 7 Desember, menjelang akhir tahun 2018.

”Berbicara soal pariwisata, sebagai provinsi yang berada di sisi barat Pulau Sumatera, Sumbar memiliki paket lengkap mulai dari pantai, laut, pulau, danau, bukit, lembah, pegunungan, kuliner hingga kekayaan adat istiadat,” ujar Oni.

Di sisi lain terang Oni, Pemprov Sumbar bersama pelaku usaha terus melakukan perbaikan infrastruktur menuju destinasi wisata, menambah fasilitas, keterlibatan aktif masyarakat. Kemudian, meningkatkan aksesibilitas dan memperbanyak atraksi untuk menarik kunjungan turis.

”Sekarang, sudah makin jarang terdengar bahkan bisa dikatakan tidak pernah terjadi lagi kasus-kasus yang menimpa wisatawan seperti pemalakan di tempat parkir dan pusat kuliner,” tutur Oni.

Lebih lanjut, sebut Oni, sejumlah destinasi kreatif juga bermunculan seperti, cendawan di musim hujan seperti destinasi digital yang diusung Generasi Pesona Indonesia (GenPI) dan destinasi yang menjual pemandangan alam yang memukau.

Iven wisata ini, katanya, disebut sebagai roh pariwisata daerah juga diperkuat pengelolaannya sehingga benar-benar bisa memukau wisatawan.

“Hal-hal positif yang telah terbangun ini akan kita pertahankan, sementara yang masih kurang kita evaluasi agar jumlah kunjungan makin banyak,” pungkasnya. (mil)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional