Close

2 Tahun Pandemi, Pengangguran Bertambah 2x Lipat, 65 Ribu Pengangguran Berebut Kerja di Padang, Magang ke Jepang jadi Perawat Minim Peminat

Dian Fakri

AIAPACAH, METRO–Jumlah pengangguran di Kota Pa­dang kini mencapai 65 ribu orang sejak awal tahun 2022. Mereka saat ini sedang berebut mencari pekerjaan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Padang, Dian Fakri mengatakan angka tersebut adalah data di awal tahun 2022. Mereka yang pengangguran adalah korban PHK akibat pandemi Covid-19  serta tamatan perguruan tinggi dan SMK yang juga sedang mencari pekerjaan.

“Angkanya memang tinggi sekali. Sebelum pandemi terjadi jumlahnya sudah berada 35 ribu orang. Setelah dua tahun terkena pandemi bertambah hampir dua kali lipat,” sebut Dian di Media Center Balaikota, Aiapacah, Selasa (7/6).

Pada masa pandemi, sektor industri terpuruk karena penyerapan tenaga kerja baru masih sangat terbatas. Pemilik perusahaan lebih cenderung mem­pekerjakan tenaga kerja yang sebelumnya dirumahkan atau dikurangi jam kerjanya. Sehingga tak ada lagi penyerapan tenaga kerja baru, sementara tiap tahun perguruan tinggi selalu mencetak mahasiswa yang sudah me­nyelesaikan studinya.

Namun, di tahun 2022 ini, positifnya di Kota Pa­dang berbagai usaha dan industri mulai menggeliat lagi. Sehingga para pengangguran bisa berkurang. Begitu juga dengan pekerja yang sempat menganggur dan dirumahkan. Bisa dipekerjakan lagi.

“Alhamdulillah se­ka­rang kondisi sudah mulai membaik. Kita berharap keadaan kembali normal. Pekerja yang dirumahkan sudah kembali bekerja secara normal,” tegas Dian.

Sementara itu, upaya yang dilakukan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian adalah penyaluran para pencari kerja tersebut ke perusahaan-perusahaan yang membutuhkan. Termasuk mengirim mereka kerja keluar negeri.

“Saat ini yang banyak permintaan adalah ke Je­pang dengan jurusan perawat. Tapi kurang peminat,” kata Dian.

Diakui Dian, kendala minimnya bekerja di Je­pang adalah para orang tua tidak bersedia anak-anak mereka bekerja di luar negeri. “Mereka ingin anak-anaknya bekerja di dekat mereka saja,” ujarnya. (tin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top