Menu

2 Tahun Kabur dari Penjara, Bandit Narkoba Malah jadi Perampok

  Dibaca : 249 kali
2 Tahun Kabur dari Penjara, Bandit Narkoba Malah jadi Perampok
PERAMPOK-Narapidana kabur berinsial AR (38) ditangkap jajaran Satreskrim lantaran terlibat dalam kasus perampokan dengan modus pecah kaca mobil.

BUKITTINGGI,METRO–Seorang pelaku perampokan dengan modus pecah kaca yang beraksi di parkiran warung bakso Biaro Gadang berhasil ditangkap Satreskrim Polres Bukittinggi, Jumat (4/9). Usut punya usut, pelaku perampokan yang memiliki tato di tubuhnya ini ternyata berstatus buronan.

Pasalnya, pelaku yang diketahui berinisial AR (38) merupakan narapidana kasus narkotika yang sempat dikurung di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Bukittinggi. Namun, baru beberapa hari dikurung, pelaku AR berhasil melarikan diri sejak dua tahun yang lalu.

Informasi yang dihimpun, ditangkapnya pelaku setelah adanya laporan dari korban Maidondra ke Mapolsek Ampek Angkek Canduang pada Rabu (2/9). Korban melaporkan kaca mobil miliknya tiba-tiba pecah saat parkir di depan warung bakso Biaro Gadang. Tidak hanya itu saja, surat-surat berharga dan handphone milik korban di dalam mobil raib. Akibat pencurian itu, korban mengalami kerugian Rp 5,6 juta.

Menindaklanjuti laporan itulah, jajaran Satreskrim Polres Bukittinggi bergerak mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan meminta rekaman CCTV yang ada di lokasi. Dari rekaman itulah, petugas mengantongi ciri-ciri pelaku dan mengungkap identitas pelaku. Setelah itu, petugas bergerak menangkap pelaku AR di Nagari Kototangah Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam.

“Pelaku beraksi dengan seorang rekannya yang menunggu di atas sepeda motor. Sebelum beraksi, pelaku terlebih dahulu mencari target mobil yang akan disikat. Saat itu, kebetulan pelaku melihat mobil korban parkir dan kondisi aman untuk beraksi. Pelaku kemudian memecahkan kaca mobil korban dengan busi lalu mengambil barang yang ada di dalam mobil,” ujar Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara didampingi Kasat Reskrim AKP Chairul Amri Nasution Senin (7/9).

AKBP Dody menjelaskan, terkait kasus pencurian dengan modus pecah kaca mobil tersebut, pihaknya masih terus melakukan pengembangan kasus untuk mengungkap adanya dugaan TKP lain. Selain itu, pihaknya juga fokus melakukan pengejaran terhadap rekan AR yang ikut membantu ketika menjalankan aksinya.

“Identitas rekan dari pelaku AR ini sudah kami kantongi dan sedang diburu. Ada kemungkinan kedua pelaku ini juga yang beraksi dalam beberapa kasus serupa di wilayah hukum Polres Bukittinggi akhir-akhir ini. Apalagi, pelaku sudah sangat ahli melakukan pencurian seperti itu. Hanya butuh hitungan detik, kaca mobil bisa pecah,” ungkap AKBP Dody.

Buronan Lapas

Kalapas Klas II A Bukittinggi, Marten mengatakan, AR merupakan kabur sejak 14 Januari 2018 silam. Berdasarkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Bukittinggi pada 2 Januari 2018, pelaku divonis 6 tahun 6 bulan dan denda Rp 1 miliar subsider 4 bulan kurungan. Hebatnya, baru 12 hari menjalani masa tahanan di Lapas Klas II A Bukittinggi, penyalahguna narkoba itu berhasil kabur.

“AR ini memang napi pelarian tahun 2018. Saat itu saya belum dinas di Bukittinggi dan informasi lengkapnya belum saya terima kebetulan sedang berada di Padang,” jelas Marten.(pry)

Editor:
Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional