Menu

2 Tahun “Gauli” Siswi SMA, Guru Honorer Ditangkap

  Dibaca : 844 kali
2 Tahun “Gauli” Siswi SMA,  Guru Honorer Ditangkap
CABUL— Pelaku HT (25) yang terjerat kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur diamankan oleh anggota Satreskrim Polres Sijunjung.

SIJUNJUNG, METRO
Menjalin hubungan asmara dengan anak baru gede (ABG), membuat seorang guru honorer berinisial HT (25) harus berurusan dengan Polisi. Kenapa tidak, guru honorer itu ternyata sudah berulang kali melakukan perbuatan terlarang dengan kekasihnya yang saat ini masih berstatus pelajar SMA.

Meski dilakukan suka sama suka sejak mereka berpacaran dua tahun belakangan secara sembunyi-sembunyi, HT tak bisa lepas begitu saja dari jerat hukum lantaran korban Mawar (nama samaran) masih di bawah umur. HT pun ditangkap oleh anggota Satreskrim Polres Sijunjung saat di rumahnya di Kecamatan IV Nagari, Kabupaten Sijunjung.

HT ditangkap setelah orang tua Mawar melapor ke Polres Sijunjung karena tak terima anaknya telah dinodai. Orang tua korban sangat marah dengan perbuatan pelaku lantaran korban masih sekolah sehingga memilih untuk menempuh jalur hukum. Saat ini, guru honorer itupun harus mendekam di dalam sel tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Pengungkapan kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur itu dibenarkan oleh Kapolres Sijunjung, AKBP Andry Kurniawan dan Kasat Reskrim AKP Abdul Kadir Jaelani melalui Kasubag Humas Iptu Nasrul Nurdin.

“Pelaku berinisisl HT telah kita amankan setelah adanya laporan polisi. Kemudian terhadap korban juga sudah dilakukan visum dan beberapa orang saksi juga sudah dimintai keterangan,” katanya, Minggu (27/12).

Dijelaskannya, terungkapnya hubungan pelaku dan korban yang sudah pacaran sejak dua tahun lalu, setelah keluarga korban membuka isi chattingan Whatsapp antara korban dengan pelaku.

“Dari isi pesan Whatsapp antara korban dan pelaku itu, orang tua si anak menanyakan langsung kepada korban tentang hubungan keduanya. Ternyata korban mengakui telah berpacaran dengan pelaku dan korban mengaku juga pernah disetubuhi pelaku,” ujar Iptu Nasrul Nurdin.

Iptu Nasrul Nurdin menuturkan, setelah mendengar pengakuan korban, pihak keluarga pun naik pitam, dan melaporkan HT ke Polres Sijunjung. Pelaku dan korban mengakui telah menjalin hubungan pacaran tanpa sepengetahuan orang tua korban.

“Pelaku merupakan salah seorang guru honorer di salah satu SLTP di Kabupaten Sijunjung. Sedangkan korban masih duduk di bangku kelas XI SLTA di Sijunjung. Keduanya berkenalan di luar lingkungan sekolah hingga menjalin hubungan asmara,” terangnya.

Dari hasil pemeriksaan, Iptu Nasrul Nurdin mengatakan, pelaku dan korban telah melakukan hubungan layaknya suami istri beberapa kali. “Pelaku melakukan persetubuhan dengan korban sejak korban masih berusia 17 tahun. Bahkan, terakhir kali mereka berhubungan badan pada bulan Desember ini,” sebutnya.

Iptu Nasrul menjelaskan, setelah dilakukan penangkapan, pelaku kini sudah diamankan di sel tahanan Polres Sijunjung. Atas perbuatannya, guru honorer itu sudah ditetapkan sebagai tersangka dengan sejumlah barang bukti yang dikantongi penyidik.

“Perlu jadi perhatian orang tua agar selalu mengawasi pergaulan anak, terutama pada usia yang beranjak dewasa, seperti halnya kasus ini. Kita mengimbau agar orang tua dan pihak keluarga lebih intens melakukan pengawasan terhadap anak. Apalagi dengan perkembangan zaman seperti saat ini, pengawasan pun harus ekstra,” imbaunya. (ndo)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional