Close

2 Remaja Berambut Pirang Curi Kambing, Ditangkap saat Hendak Menjualnya di Kabupaten Limapuluh Kota

PENCURI KAMBING— Dua pelaku berinisial FA (17) dan NS (17) ditangkap jajaran Polres Limapuluh Kota atas kasus pencurian kambing.

LIMAPULUH KOTA, METRO–Dua remaja berambut pirang yang terlibat aksi pencurian hewan ternak kambing ditangkap jajaran Polsek Guguk bersama Satreskrim Polres Limapuluh Kota di Jorong Padang Harapan, Nagari Mungka, Kecamatan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota.

Saat diciduk Polisi, dua remaja berinisial FA (17) dan NS (17) yang merupa­kan sama-sama warga Jo­rong Kubu Gadang, Nagari Taeh Baruah, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, tak bisa lagi mengelak. Pasalnya, keduanya kepergok saat menjual dua ekor kambing hasil curiannya itu.

Kasatreskrim Polres Limapuluh Kota, AKP Syaf­rinaldi mengatakan, pe­nang­kapan terhadap ke­dua pelaku itu berkat ada­nya laporan dari korban bernama Irwan (43) yang kehilangan dua ekor kam­bingnya di Jorong Padang Laweh, Nagari Solok Bio-bio, Kecamatan Harau.

“Korban melapor ke Polsek Guguk. Dari laporan itulah, kami dari Satreskrim membantu Polsek Guguk untuk mengidentifikasi iden­titas pelaku pencuri ternak milik korban,” ungkap AKP Syafrinaldi, Senin (19/9).

Dari hasil penyelidikan, dijelaskan AKP Syafrinaldi, terungkap lah identitas kedua pelaku pencurian ternak yakni FA dan NS yang diketahui merupakan warga Jorong Kubu Ga­dang, Nagari Taeh Baruah, Kecamatan Payakumbuh. Setelah itu dilakukan per­buruan terhadap kedua pelaku.

“Tak butuh waktu lama, kedua pelaku yang masih di bawah umur ini kami tangkap pada waktu akan menjual dua ekor kambing yang mereka curi. Setelah kami tangkap, kedua pela­ku bersama barang bukti dua ekor kambing, dibawa ke Mapolsek Guguk untuk diproses lebih lan­jut,” ujar AKP Syafrinaldi.

Menurut AKP Syaf­rinal­di, penangkapan terhadap kedua pelaku dilakukan beberapa jam setelah me­reka melakukan aksi pen­curian itu. Diduga, mereka nekat melakukan pencu­rian kambing lantaran tak punya uang untuk belanja dan membiayai kenalakan mereka.

“Kami masih lakukan pendalaman terkait kasus pencurian ternak ini, untuk mengungkap di mana saja pelaku melakukan aksinya. Terhadap kedua  tersangka akan dijerat dengan Pasal 363 KUH Pidana tentang pen­curian Jo UU No 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradi­lan Anak,” pungk­as­nya. (uus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top