Menu

2 Pemuda Pekosa Pelajar SMA Secara Bergantian di Kecamatan Padang Ganting, Kabupaten Tanahdatar

  Dibaca : 245 kali
2 Pemuda Pekosa Pelajar SMA Secara Bergantian di Kecamatan Padang Ganting, Kabupaten Tanahdatar
PEMERKOSA— Dua pemuda berinisial TP (20) dan IN (18) ditangkap jajaran Satreskrim Polres Tanahdatar atas kasus pemerkosaan terhadap pelajar SMA yang masih di bawah umur.

TANAHDATAR, METRO–Perkosa gadis yang masih berstatus pelajar SMA, dua pemuda yang sempat kabur ke Kota Padang akhirnya ditangkap saat hendak pulang ke rumahnya di Kecamatan Padang Ganting, Kabupaten Tanahdatar, Sabtu (31/7) sekitar pukul 10.00 WIB.

Parahnya, kedua pelaku berinisial TP (20) dan IN (18) ini memperkosa gadis remaja itu secara bergantian di rumah orang tua salah seorang pelaku. Setelah puas melam­pias­kan nafsu bejatnya, kedua pelaku pun kompak me­larikan diri lantaran me­nge­tahui korban mela­por­kan perbuatannya ke Pol­res Tanahdatar.

Kasat Reskrim Polres Tanah Datar, Iptu Syafri mengatakan, kedua pe­muda itu ditangkap atas kasus pemerkosaan terha­dap gadis berusia 16 tahun. Peristiwa pememerkosaan itu diduga dilakukan kedua pada Senin (26/7) lalu, se­kira pukul 02.00 WIB di se­buah rumah di Kecamatan Padang Ganting.

“Tersangka melakukan cabul dengan cara mem­bawa korban ke rumah orang tua salah seorang ter­sangka. Kemudian kedua tersangka melakukan per­buatan persetubuhan la­yak­nya suami istri terh­adap korban,” ujar, Iptu Syafri, Minggu (1/8),

Setelah melakukan per­buatan itu, kata Syafri, kedua tersangka melarikan diri ke Kota Padang. Pada Jumat (30/7) malam, kedua tersangka terendus kebe­radaannya dalam perja­la­nan dari Kota Padang pu­lang menuju kediamannya di Padang Ganting.

“Kita terus melacak ke­be­radaan kedua pelaku. Ke­mudian pada hari Sabtu pagi (31/7), atas informasi masyarakat dipastikan ke­be­radaan tersangka di wila­yah Padang Ganting. Men­dapat informasi itu, dengan menurunkan be­berapa petugas kemudian dilakukan penangkapan kedua tersangka,” jelas­nya.

Iptu Syafri menuturkan, kedua tersangka mela­ku­kan aksi pencabulan ter­hadap korban dengan pe­maksaan dan memberikan ancaman kepada korban agar tidak buka mulut. Bahkan, keduanya mem­perkosa korban secara bergiliran di rumah salah seorang tersangka.

“Korban selanjutnya memberitahukan kepada orang tuanya apa yang telah dialaminya. Tak teri­ma, orang tua korban pun langsung melapor ke Pol­res. Kini, kedua tersangka sudah diamankan dan dita­han. Atas perbuatannya, kedua pelaku akan dijerat Pasal 81 Jo Pasal 82 UU RI No 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak, seba­gai­mana perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 Jo Pasal 287 KUHP dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara,” pung­kasnya. (ant)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional