Menu

2.320 Dosis Vaksin Covid-19 Sampai di Payakumbuh

  Dibaca : 715 kali
2.320 Dosis Vaksin Covid-19 Sampai di Payakumbuh
PENYIMPANAN VAKSIN— Kadiskes dr.Bakhrizal didampingi staf saat melihat vaksin Covid-19 di ruang penyimpanan instalasi farmasi Payakumbuh.

IBUAH, METRO
Vaksin Covid-19 sampai di Kota Payakumbuh Rabu (27/1) sekitar pukul 14.30 dari Kota Padang dengan pengawalan ketat pihak kepolisian dan Brimob. Saat ini Vaksin disimpan di UPTD Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh di Kelurahan Ibuah Kecamatan Payakumbuh Barat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh dr. Bahkrizal, Kepala Kesbangpol Budhy D.Permana dan Kasat Intel. AKP Luhur Fachri ikut menunggu kedatangan vaksin di belakang puskesmas Ibuah. Menurut Bakhrizal, Vaksin tersebut akan segera disuntikkan dalam waktu dekat kepada ribuan tenaga medis yang ada di daerah itu.

“Iya, hari ini Vaksin Covid-19 untuk Kota Payakumbuh sudah datang dibawah pengawalan ketat petugas Kepolisian, termasuk dari Personil Brimob. Jumlah Vaksin yang datang sekitar 2.320 dosis,” ucap dr. Bakhrizal, Rabu (27/1) kepada wartawan.

Ia juga menambahkan, ribuan dosis Vaksin tersebut merupakan Vaksin tahap pertama. Dan untuk tahap pertama ini direncanakan akan disuntikkan bagi 1084 tenaga medis di Payakumbuh, baik dokter, bidan maupun perawat.

“Data terakhir kita jumlah tenaga medis yang akan divaksin pada tahap pertama ini mencapai 1084 orang. Jumlah itu bisa bertambah atau berkurang sesuai keadaan saat hari penyuntikkan nanti,” ucapnya.

Sementara terkait waktu penyuntingan Vaksin Covid-19 direncanakan akan dilakukan dalam Minggu depan. Dan akan diawali dengan penyuntikan untuk Forkopimda Kota Payakumbuh. “Kita menunggu pak wali kota. Diawali dengan penyuntikan kepada Forkopimda. Kemudian baru kepada Nakes. Ini untuk tahap pertama, nanti ada tahap kedua,” ucap Bahkrizal.

Bahkrizal juga menyebut, sampai saat ini tidak ada Nakes yang keberatan atau menolak untuk dilakukan suntik vaksin covid-19. “Tidak ada nakes kita yang menolak. Dan nanti sebelum dilakukan penyuntikan akan dicek dulu kesehatan yang bersangkutan. Dan yang pernah positif covid-19 tidak di vaksin lagi,” tutur Kadiskes yang mudah diakses awak media ini. (us)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional