Menu

2.085 Lulusan UNP Diwisuda Secara Luring dan Daring, Rektor: Kita Akomodir Permintaan Mahasiswa Ketua DPD RI, Wamendes PDTT dan Gubernur Berikan Orasi Ilmiah

  Dibaca : 500 kali
2.085 Lulusan UNP Diwisuda Secara Luring dan Daring, Rektor: Kita Akomodir Permintaan Mahasiswa Ketua DPD RI, Wamendes PDTT dan Gubernur Berikan Orasi Ilmiah
Rektor UNP Prof Ganefri memindahkan tali toga salah satu lulusan yang diwisuda.

UNIVERSITAS Negeri Padang (UNP) melaksanakan wisuda secara luring (luar jaringan) dan daring (dalam jaringan). di Auditorium Kampus UNP, Air Tawar, Kecamatan Padang Utara. Wisuda UNP ke-121 yang diikuti 2.085 lulusan ini berlangsug selama tiga hari mulai Sabtu (19/12) hingga Senin (21/12).

Lantaran masih di masa pandemi Covid-19, wisuda luring dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang ketat dengan memakai masker, face shield dan menjaga jarak. Bahkan, para wisudawan dan wisudawati yang mengikuti wisuda luring wajib menjalani rapid test.

Rektor UNP Prof Ganefri mengatakan, dilaksanakannya wisuda ke-121 ini secara luring meski masih di tengah pandemi Covid-19, untuk mengakomodir keinginan daripada mahasiswa UNP terutama para calon wisudawan yang memohon untuk bisa diwisuda secara luring.

“Alhamdlillah kita akomodir dengan menggabungkan wisuda daring dan luring. Total yang diwisuda 2085 orang, yang mengikuti secara daring ada sekitar 26 persen. Sisanya mengikuti secara luring. Pada umumnya, yang mengikuti secara daring merupakan anak-anak kita berasal dari luar Sumbar,” kata Prof Ganefri.

Prof Ganefri menjelaskan, pada pelaksanaan wisuda luring, pihaknya memang menerapkan protokol secara ketat. Semua yang masuk ke Auditorium dipastikan mereka yang hasil rapid test tidak reaktif. Sebelumnya pihaknya sudah melaksanakan rapid test kepada seluruh mahasiswa yang akan mengikuti wisuda.

“Rapid tes dilakukan secara pribadi dan juga disiapkan di poliklinik kampus bagi mereka yang kesulitan. Semua fasilitas face shield, masker juga telah disiapkan sebelum para wisudawan masuk ke ruangan auditorium, sehingga semuanya dipastikan mematuhi protokol kesehatan,” ungkap Prof Ganefri.

Prof Ganefri juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh orang tua yang tidak bisa hadir bersama anak-anaknya yang mengikuti prosesi wisuda di UNP. Pasalnya, pada pelaksanaan wisuda secara luring, orang tua ataupun keluarga tidak diperbolehkan masuk ke lingkungan UNP.

“Ke depan kita akan melaksanakan wisuda luring dan daring. Kita tidak boleh kalah dengan kondisi-kondisi seperti ini. Mahasiswa juga harus diakomodir, mengingat mereka sudah bertahun-tahun kuliah dan mereka ingin menghadiri prosesi wisuda ini secara langsung. Nantinya, ketika pandemi sudah berakhir, tentu orang tua dan kelurga akan kita izinkan masuk,” ujar Prof Ganefri.

Selain itu, Prof Ganefri mengungkapkan, pada wisuda hari pertama, Ketua DPD RI, AA Lanyalla Mahmud Mattalitti memberikan orasi imilah secara virtual yang menekankan bagaimana lulusan UNP siap untuk memasuki dunia kerja.

“Kemudian, beliau juga mengingatkan, karena kemarin bertepatan Hari Bela Negara, memotivasi lulusan UNP belajar, mempedomani dan meneladani para pendiri bangsa yang banyak berasal dari Sumbar,” katanya.

Sementara itu, pada hari kedua, dikatakan Prof Ganefri, orasi ilmiah dilakukan oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, yang menekankan kepada pembinaan karakter menjadi penentu meraih kesuksesan. Karakter cerdas, semangat kuat, disiplin, itulah yang dibutuhkan dunia kerja.

“Kalau saya, memberikan penekanan bagaimana UNP bisa meningkatkan kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri. Karena sekarang dengan kebijakan belajar dan kampus merdeka, kita ingin mendekatkan lulusan UNP dunia usaha dan dunia industri. Tentu kita tetap memerlukan bagaimana mahsiswa kita mempunyai pengalaman di dunia usaha dan industri sebelum mereka menyelesaikan studinya di UNP,” tegasnya.

Khusus untuk lulusan terbaik, Prof Ganefri menuturkan, pihaknya akan memberikan kesempatan untuk diberikan beasiswa unggulan. Tahun sebelumnya mulai diberlakukan dengan memberikan kesempatan ketika ada penerimaan pasca sarjana di UNP.

“Kita punya 37 program pasca sarjana, S2 dan S3. Bagi lulusan terbaik yang lolos seleksi untuk melanjutkan studinya di UNP, kita berikan beasiswa. Tapi, syaratnya harus lulus seleksi,” pungkasnya. (**)

Editor:
Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional