Menu

19 Bulan Buron, Pemerkosa Ditangkap. Pelaku juga Terlibat Aksi Begal

  Dibaca : 2203 kali
19 Bulan Buron, Pemerkosa Ditangkap. Pelaku juga Terlibat Aksi Begal
PELAKU PEMERKOSA— Pelaku bernisial AS ditangkap Satreskrim Polres Dharmasraya atas kasus pemerkosaan secara beramai-ramai dan juga terlibat kasus begal.

DHARMASRAYA, METRO – Selama 19 bulan kabur usai melakukan pemerkosaan secara beramai-ramai, satu dari sembilan pelaku berhasil diciduk Satreskrim Polres Dharmasraya ketika pulang ke rumahnya di Jorong Sungai Sangkir, Nagari Sungai Dareh, Kecamatan Pulau Punjung, Senin (13/1) sekira pukul 17.00 WIB.

Namun dari hasil pemeriksaan, pelaku berinisial AS (18) ternyata tidak hanya terlibat dalam kasus pemerkosaan, tetapi juga terlibat dalam kasus pencurian dengan kekerasan (curas) bersama dua rekannya. Parahnya, dua rekannya yang terlibat curas itu, juga ikut bersama AS melakukan pemerkosaan terhadap korban berinsial PR (20).

Kasus pemerkosaan itu terjadi pada 2018 lalu. Diduga pelaku bersama dengan teman-temannya yang kini identitas sudah diketahui dan dalam pengejaran, melakukan pemerkosaan terhadap PR di tepi pengairan irigasi Nagari Sikabau Kecamatan Pulau Punjung.

Kapolres Polres Dharmasraya, AKBP Imran Amir melalui Kasat reskrim Polres setempat, AKP Suyanto menyebutkan bahwa peristiwa pemerkosaan dan curas ini terjadi pada tahun 2018 lalu. Sementara kasus Curas terjadi pada 29 Mei 2019.

“Korban PR mengaku diperkosa oleh AS bersama sembilan temannya. Dari hasil penyelidikan, kita mengungkap identitas otak pelaku pemerkosaan terhadap PR yaitu AS. Namun, AS berusaha kabur dan akhirnya berhasil kita tangkap di rumahnya disaat pelaku pulang,” kata AKP Suyanto, Selasa (14/1).

AKP Suyanto menjelaskan, setelah dilakukan pengembangan dan penyidikan, pelaku AS (18) juga terlibat dengan kasus curas sesuai dengan laporan polisi LP / 78 / K / V / 2019 Polres tanggal 29 Mei 2019 tentang pencurian dengan kekerasan merampas sepeda motor korbannya.

“AS juga terlibat kasus curas yang dilakukan di Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Muaro Bungo. Pada Rabu tanggal 29 Mei 2019 diduga pelaku bersama dengan temannya R (DPO) mengambil sepeda motor merk honda BeAt pop Nomor Polisi BH 2660 UN milik korban Masrul (43) warga asal Dusun Sirih Sekapur Kecamatan Jujuhan Kabupaten Muaro Bungo secara paksa dengan mengancam korban Masrul (43) dengan sebilah pisau,” jelas kasat AKP Suyanto.

AKP Suyanto dan Kanit PPA Polres Dharmasraya, IPDA Iin Cendri bahwa korban saat ini sedang mendapatkan pendampingan oleh pisikolog.

“Korban pemerkosaan masih mengalami trauma, saat ini mendapatkan bantuan pendampingan dari psikolog,” ujar kasat
Saat ini, pelaku dan barang bukti (sepeda motor) telah diamankan di Mapolres Dharmasraya guna penyidikan lebih lanjut.

”Pelaku diancam dengan pasal berlapis yakni pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan dengan ancaman penjara maksimal 12 tahun jo pasal 363 KUHP tentang curas dengan ancaman ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,” pungkasnya. (g)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional