Menu

183 Taekwondoin Sumbar Ujian Kenaikan Tingkat

  Dibaca : 600 kali
183 Taekwondoin Sumbar Ujian Kenaikan Tingkat
UJIAN— Sebanyak 183 Taekwondoin mengikuti ujian kenaikan tingkat di Hotel New Rasaki Jalan Bypass Padang, Jumat (29/1).

PADANG, METRO
Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Sumbar kembali menggelar Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Dan Kukkiwon 2020-2021 di Hotel New Rasaki, Jumat (29/1). Tiga daerah secara bergantian menjadi tuan rumah pelaksanaan UKT Dan Kukkiwon ini. Total taekwondoin yang akan ambil bagian sebanyak 183 orang.

Ketua Umum Pengprov TI Sumbar, Zul Elfian membuka secara resmi UKT itu, Dalam arahannya, ia yang juga taekwondoin itu menyatakan UKT ini merupakan dalam menjalankan program peningkatan SDM Sabuk Hitam TI Sumbar. “Jadi, UKT ini bertujuan untuk menguji dan mengevaluasi kemampuan para taekwondoin untuk naik tingkat sabuk selanjutnya,” kata Zul Elfian.

UKT tetap mengedepankan protokol kesehatan. Artinya dalam pelaksanaan acuannya tetap berbasis prokes guna mencegah penyebaran Covid-19. Untuk tahap pertama UKT digelar di Kota Padang, Jumat (29/1) bertempat di ruang pertemuan Hotel New Rasaki, By-Pass. Hal-hal yang diuji dalam UKT itu antara lain, pukulan, tangkisan, dan tendangan serta poomsae (rangkaian gerakan dalam taekwondo) dan kyorugi.

Pelaksanaan di Padang (wilayah I) diikuti sebanyak 93 taekwondoin dari lima daerah seperti Kota Padang sendiri, Kota Pariaman, Padang Pariaman, Pesisir Selatan dan Kepulauan Mentawai.

Setelah di Kota Padang maka dilanjutkan UKT Dan Kukkiwon di Wilayah II yang ditunjuk tuan rumahnya di Kota Solok. Pelaksanaan Sabtu (30/1) di GOR Tanjung Paku. Taekwondoin yang ambil bagian sebanyak 19 orang berasal dari Solok Raya seperti Kota Solok, Solok, Solok Selatan, Sawahlunto, Sijunjung dan Dharmasraya.

Dan terakhir pelaksanaan UKT di Wilayah III dengan tuan rumah Kota Bukittinggi dan dilaksanakan di Hotel Mersi. Sebanyak 71 taekwondoin ambil bagian. Delapan daerah mengutus taekwondoinnya seperti Kota Padangpanjang, Bukittinggi, Agam, Pasaman, Pasaman Barat, Limapuluh Kota, Payakumbuh dan Tanahdatar.

Untuk ketua tim penguji didatangkan dari PB TI yakni Dr. Cepriadi pemegang Dan VI Kukkiwon. Budi Ilyas selaku panpel UKT kepada jurnalis menerangkan mekanisme ujian kali ini berbeda dengan seperti terdahulu hal itu untuk menjalankan prokes. “Peserta hadir berdasarkan sesi kedatangan yang ditetapkan panitia UKT. Direncanakan 25 sampai 30 peserta/grup dengan interval kedatangan 1 jam 30 menit persesinya,” kata Budi Ilyas.

Ditambahkan Budi Ilyas, peserta yang sudah menyelesaikan UKT maka dipersilahkan pulang ke rumah masing-masing. Saat UKT maka prokes tetap menjadi acuan seperti mencuci tangan, cek suhu badan, wajib pakai masker dan face shield selama berada di lokasi UKT serta cuci tangan. “Bagi orang tua tidak diizinkan masuk ke dalam ruang UKT dan peserta juga diwajibkan membawa baju ganti,” jelas Budi Ilyas.

“Jika peserta menolak untuk menerapkan prokes itu maka dipersilahkan pulang,” kata Budi mewanti-wanti. Dari total peserta 183 itu sebanyak DAN/Poom I berjumlah 131 orang, DAN/Poom II sebanyak 34 orang, DAN/Poom III sebanyak 12 orang dan DAN/Poom IV sebanyak 6 orang. (heu)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional