Menu

Kondisi Jalan masih Berlubang, Pohon Pisang Bertambah

  Dibaca : 79 kali
Kondisi Jalan masih Berlubang, Pohon  Pisang Bertambah
TANAM— Terlihat warga sedang menanam lagi 10 pohon pisang di jalan Lubuk Batingkok, karena jalan rusak parah dan berlubang.

LIMAPULUH KOTA, METRO – Batang pohon pisang di jalan penghubung Tanjung Pati-Lubuak Batingkok di Jorong Lubuak Batingkok, Nagari Lubuak Batingkok, Kecamatan Harau, makin bertambah. Bila sebelumnya Kamis (1/11) pagi masyarakat hanya menanam dua batang pohon pisang. Namun, beberapa waktu kemudian hingga Jumat (2/11) jumlah pohon pisang telah menjadi 10 batang.

Tampak batang pohon pisang yang ditanam oleh masyarakat juga sudah berbuah. Sehingga di sekitar jalan yang penuh dengan lubang ini tampak seperti perkebunan pisang di tengah jalan raya. Masyarakat menambah jumlah pohon pisang karena perbaikan penimbunan jalan tidak seluruhnya dilakukan.

”Memang jumlah pohon pisang ditambah. Ada 14 batang pohon Pisang, Ini bentuk protes kita karena tidak semua lubang ditimbun sesuai yang dijanjikan. Setelah ditimbun dengan kerikil air tetap menggenangi jalan,” sebut Walinagari Lubuak Batingkok, Yon Elfi, Minggu (4/11).

Hebatnya, pihak PUPR bahkan telah menelpon Walinagari terkait akan ditimbun jalan berlubang yang cukup parah itu sepanjang 15 meter pada Sabtu. Namun hingga Minggu sore apa yang dijanjikan itu tidak kunjung sampai. Sehingga masyarakat dan pemuda setempat menambah jumlah pohon pisang di lobang jalan milik Kabupaten ini.

”Ini bukan untuk keselamatan kita masyarakat Lubuak Batingkok semata tapi banyak yang mengalami kecelakaan di jalan ini masyarakat dari daerah lain. Karena memang ini jalan penghubung antar kecamatan, bahkan Kepala Dinas, Kasi dan pegawai juga lewat disini, tapi kondisinya parah sekali,” sebutnya.

Menurutnya, bila Pemerintah Daerah telah menunaikan janjinya untuk menimbun lobang jalan ini, masyarakat dan pemuda setempat akan membuang batang pisang yang ditanam di jalan. “Sampai ditimbun oleh Pemerintah. Kalau sudah ditimbun kita akan buang, karena saya rasa tidak banyak hanya 15 meter kira-kira tiga truk lebih sudah selesai, dan baru satu yang dikasi,” terang Walinagari berharap pemerintah dapat memberi perhatian karena untuk keselamatan pengguna jalan.

Saat aksi protes pemuda dan masyarakat beberapa hari lalu, langsung ditanggapi serius oleh Camat Harau Andri Yasmen. “Kita sudah menyerap aspirasi masyarakat kita. Dan memang mereka ingin jalan penghubung Tanjungpati-Lubuak Batingkok ini diperbaiki akibat sudah berlobang dan rusak. Akibatnya banyak kenderaan yang mengalami kecelakaan. Untuk kita langsung menghubungi Dinas PUPR,” sebut Andri Yasmen.

Dikatakannya, dari informasi yang diperolehnya dari Dinas PUPR bahwa jalan itu sudah masuk prioritas yang akan diperbaiki dalam anggaran APBD 2019 mendatang. Untuk jangka pendeknya disampaikan Camat, pihak Dinas PUPR hari itu (Kamis.Red) akan langsung menimbun lobang di Jalan itu.

”Alhamdulillah kita mendapat informasi dari Dinas PUPR bahwa jalan ini memang sudah masuk prioritas untuk diperbaiki pada anggaran 2019 mendatang. Dan untuk jangka pendek ini pihak Dinas PUPR akan langsung menimbun lobang ini dengan krikil, mudah-mudahan ini bisa diatasi dan kekhawatiran masyarakat akan adanya kecelakaan akibat lobang dan genangan air tidak terjadi lagi,” harap Camat disela-sela berbincang dengan masyarakat, pihak nagari dan pemuda Jorong Lubuak Batingkok.

Namun, saat itu baru satu truk kerikil yang diantarkan kelokasi dan tidak bisa menutupi seluruh lubang jalan itu. Sehingga, masyarakat terus menunggu kerikil datang, namun sampai Minggu sore tak kunjung sampai. Sehingga masyarakat menambah jumlah pohon pisang sebagai bentuk protes. (us)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional