Menu

17 Pokdakan Terima Bantuan Sarana Budidaya Ikan Air Tawar di Nagari Pungguang Kasiak, Kecamatan Lubuk Alung

  Dibaca : 109 kali
17 Pokdakan Terima Bantuan Sarana Budidaya Ikan Air Tawar di Nagari Pungguang Kasiak, Kecamatan Lubuk Alung
Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, kemarin, melakukan pelepasan bibit ikan pada kelompok pembudidaya ikan kelok indah dalam acara penyerahan bantuan sarana budidaya ikan air tawar untuk meningkatkan perekonomian dan ketahanan pangan dimasa pandemi Covid-19 di Nagari Pungguang Kasiak, Kecamatan Lubuk Alung.

PADANGPARIAMAN, METRO–Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, kemarin, melakukan pelepasan bibit ikan pada kelompok pembudidaya ikan kelok indah dalam acara pe­nyerahan bantuan sarana budidaya ikan air tawar untuk meningkatkan perekonomian dan ketahanan pangan dimasa pandemi Covid-19  di Nagari Pungguang Kasiak, Kecamatan Lubuk Alung.

Bupati Padangpariaman Suhatri Bur mengucapkan terimaksih kepada Dinas Perikanan yang telah peduli terhadap kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) terutama pada masa pandemi saat sekarang ini.

“Pemberian bantuan sarana budidaya ikan air tawar ini sangat bermanfaat terutama pada masa pandemi Covid-19 ini juga sebagai wujud untuk menumbuhkan semangat pelaku UKM serta untuk memaksimalkan pemanfaatan lahan yang dimiliki Padangpariaman dengan luas kolam 1.327,05 Ha, kolam air deras 43,7 Ha, tambak udang 86 hektar, dimana jika dimanfaatkan secara maksimal kita tidak akan kekurangan stok ikan,” ungkapnya

Ia juga menambahkan Kabupaten Padang­pa­riaman memiliki potensi besar untuk menghasilkan ikan meski belum dapat memaksimalkannya karena dari luas lahan yang dimiliki, baru sebesar 52.511,76 ton dengan komoditi ikan Gurami, Nila, Mas, Lele, Patin, Garing dan Udang Vaname yang dihasilkan.

“Kami berharap mudah-mudahan dengan pe­nebaran benih ikan pada Pokdakan penerima bantuan dapat mengoptimalkan pemanfaatan kolam budidaya air tawar, meningkatkan produksi, meningkatkan penjualan produksi sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan perekonomian keluarga. Dengan demikian masalah keterpurukan perekonomian keluarga pembudidaya ikan di masa pandemi covid 19 dapat teratasi. Jalin kerjasama antar kelompok dengan keterbukaan dan transparansi, kelola dengan serius dan bina kelompok,” ujarnya.

Kepala Dinas Perikanan me­ngatakan kegiatan ini murni bantuan spontan dan gotong royong. Karena kondisi pandemi covid-19 telah berdampak terhadap penurunan perekonomian UMKM termasuk kelompok pembudidaya ikan disebabkan menurunnya jumlah penjualan dan harga jual sebagai akibat dari me­nurunnya daya beli konsumen. Oleh karena itu Pemerintah Daerah memberikan solusi salah satunya, pemberian paket budidaya nila gurami dan lele yang terdiri dari benih ikan, pakan ikan dan sarana budidaya kepada Pokdakan.

“Jumlah pokdakan penerima bantuan sebanyak 17 kelompok masing-masing kelompok men­dapatkan bantuan 1 paket yang terdiri dari be­nih,pakan sarana budidaya dengan total benih nila 80 ribu, gurami 84 ribu, lele 96 ribu dan pakan ternak 41.672 kg dengan lokasi penyebaran 10 kecamatan,” terangnya.

Kepala Pokdakan mengucapkan terimaksih atas penyerahan bantuan ini yanh sangat bermanfaat agar para pembudidaya ikan tetap semangat meskipun saat ini pemasaran belum stabil.

“Pokdakan kelok indah memiliki banyak petani ikan kurang lebih 20 titik dan anggota yang berperan aktif pada umumnya purnawirawan untuk pengembangan usaha ikan. Semoga dapat mengembangkan program yang telah direncanakan ini,” harapnya. Dalam acara ini juga dilakukan penandatangan berita acara penyerahan barang antara PPK pe­ngadaan benih ikan kepada Ketua Pokdakan Kelok Indah. (efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional